
Selebrasi Lorenzo Pellegrini setelah cetak gol ke gawang Bologna. (Dok. AS Roma)
JawaPos.com–Lorenzo Pellegrini menjadi penyelamat AS Roma saat menahan imbang Bologna di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di Renato Dall'Ara, Jumat (13/3).
Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Bologna berhasil unggul di babak kedua. Federico Bernardeschi mencetak gol pada menit ke-50.
AS Roma yang tertinggal terus menambah kekuatan dengan memainkan Lorenzo Pellegrini pada menit ke-66. Hanya berselang lima menit, pemain nomor punggung 7 tersebut langsung mencetak gol setelah menerima umpan dari Donyell Malen.
Baca Juga:Rekap Pekan 25 Super League! Tim Jawa Timur Kebobolan 14 Gol, Persebaya Surabaya Paling Sengsara
Bagi Pellegrini, siapapun yang masuk dari bangku cadangan harus memberikan perubahan untuk permainan AS Roma. Menurut dia, AS Roma bermain baik setelah kalah dari Genoa.
”Kami adalah skuad yang istimewa. Kami pantas mencapai tujuan kami. Siapa pun yang masuk dari bangku cadangan dapat membuat perbedaan. Kami banyak berbicara minggu ini. Kami harus berusaha untuk bersatu semaksimal mungkin; itu tidak mudah setelah (kekalahan Serie A melawan) Genoa. Kami harus berjuang untuk satu sama lain dan malam ini kami melakukan hal itu,” ucap Pellegrini setelah pertandingan kepada Sky Italia yang dikutip dari laman Uefa, Jumat (13/3).
Pellegrini juga mengomentari tentang penampilan Malen yang berhasil memberikannya umpan matang. Pemain Timnas Belanda tersebut menilai performa rekan setimnya itu sangat baik dan terus konsisten.
”Saya tidak terlalu mengenal Donny. Kami pernah berhadapan beberapa kali di tim nasional. Dia adalah pemain yang membuat perbedaan. Dia tidak perlu menjadi pusat permainan, tetapi dia tiba-tiba menyerang seperti sambaran petir. Dia memberi kami banyak hal, tetapi dia harus terus seperti ini. Saya harap kita bisa mencapai tujuan. Kita semua pantas mendapatkannya," beber Pellegrini.
Selain itu, pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menilai timnya bermain bagus setelah kebobolan gol dari Bernardeschi. Hasil imbang dirasa adil bagi pelatih asal Italia tersebut sebelum menghadapi laga sengit di leg kedua pada 20 Maret.
”Ini adalah pertandingan fisik. Kami bermain bagus setelah gol Bologna; kami menciptakan peluang berbahaya. Suasana sangat meriah dan berdampak pada permainan. Bernardeschi melakukan beberapa hal hebat, tetapi Bologna memiliki banyak pemain kuat. Hasilnya adil karena kami juga menciptakan peluang,” tandas Gasperini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
