
PSG akan hadapi Chelsea di babak 16 besar Liga Champions. (Dok. PSG)
JawaPos.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique mengakui skuadnya mengalami kesulitan sejak awal laga saat kalah 1-3 dari AS Monaco pada laga lanjutan Liga Prancis 2025/2026 di Stadion Parc des Princes, Paris, Sabtu dini hari WIB, dikutip dari ANTARA.
"Pertandingan sudah terasa sulit sejak menit-menit pertama. Kami memulai laga itu dengan beberapa ketidaktepatan dan kurangnya kepercayaan diri," ujar Enrique dikutip dari laman resmi Paris Saint-Germain.
Pada laga tersebut, tim berjuluk Les Parisens itu langsung tertinggal satu gol tepatnya pada menit ke-27 melalui gol dari Maghnes Akliouche.
Kemudian, Monaco menambah dua gol lewat Aleksandr Golovin (55') dan Folarin Balogun (73'). PSG memperkecil kedudukan dari aksi Bradley Barcola (71').
Enrique memuji permainan Monaco, yang tampil tajam meski memiliki lebih sedikit peluang dari PSG.
Berdasarkan catatan Liga Prancis, PSG tampil dominan pada laga tersebut dengan 72 persen penguasaan bola dan membuat 20 percobaan tembakan, di mana enam di antaranya tepat ke gawang.
Sementara AS Monaco, dengan penguasaan bola yang cuma 28 persen, dapat membuat tiga gol dari 11 kali percobaan tembakan.
"Tentu saja bagi kami ini jadi momen yang sulit. Akan tetapi, situasi serupa bisa terjadi di setiap musim. Meski sulit, kami harus mengubah kondisi ini karena pertandingan Liga Champions menanti. Penting untuk menemukan kembali kepercayaan diri kami," tutur Enrique.
Pada kesempatan yang sama, bek tengah PSG Illia Zabarnyi juga menyayangkan timnya yang gagal mencetak gol lebih banyak sementara tim lawan mampu melakukannya.
"Pertandingan itu sulit, tetapi masalahnya hanya karena kami tidak cukup mencetak gol sementara mereka berhasil mencetak gol. Begitulah sepak bola, terkadang tidak beruntung. Akan tetapi tentu saja rasanya buruk ketika kalah di kandang sendiri," kata pesepak bola asal Ukraina itu.
Meski takluk dari Monaco, PSG tetap berada di puncak klasemen sementara Liga Prancis 2025/2026 dengan mengoleksi 57 poin dari 25 pertandingan.
Mereka unggul empat poin dari RC Lens di posisi kedua. Akan tetapi, Lens masih memiliki tabungan satu pertandingan.
Sementara Monaco berada di peringkat lima klasemen dengan menorehkan 40 poin dari 25 pertandingan. Mereka mencatatkan tujuh pertandingan tanpam kekalahan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
