Skuad Lazio. (Istimewa)
JawaPos.com - Pertandingan antara Cagliari dan Lazio pada lanjutan Serie A, Sabtu (21/2/2026), harus berakhir tanpa gol.
Duel yang digelar di Sardinia itu menyajikan laga ketat dengan sejumlah peluang berbahaya, namun kurangnya ketajaman di depan gawang membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Sejak awal pertandingan, Cagliari tampil berani menekan. Peluang emas datang pada menit ke-13 lewat sundulan Zé Pedro yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Sayang, bola hanya mengenai sisi luar tiang gawang Lazio.
Tim tamu tak tinggal diam. Mattia Zaccagni beberapa kali mengancam melalui pergerakan di sisi sayap. Salah satu peluang terbaiknya terjadi ketika ia menyambut umpan silang, tetapi arah bola masih belum menemui sasaran. Intensitas pertandingan cukup tinggi, dengan kedua tim saling bertukar serangan.
Cagliari kembali mendapatkan peluang emas lewat Michel Adopo yang lolos dari pengawalan di dalam kotak penalti.
Namun, sundulannya dari jarak dekat justru melenceng tipis. Lazio juga sempat mengancam lewat skema serangan cepat, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi kendala.
Masalah datang bagi tuan rumah sebelum turun minum.
Luca Mazzitelli terpaksa ditarik keluar akibat cedera betis. Situasi serupa dialami Lazio setelah Nicolò Rovella mengalami cedera bahu usai terjatuh dalam duel udara.
Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun, tetapi ketegangan tetap terasa. Pada menit ke-69, Marco Palestra sempat menjebol gawang Lazio setelah melewati satu pemain bertahan dan menaklukkan kiper.
Namun, gol tersebut dianulir karena ia lebih dulu berada dalam posisi offside saat menerima umpan panjang.
Drama terjadi di menit-menit akhir. Yerry Mina melakukan pelanggaran terhadap Tijjani Noslin di tepi kotak penalti.
Wasit awalnya menunjuk titik putih, tetapi kemudian mengubah keputusan menjadi tendangan bebas. Meski begitu, Mina tetap menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Dari tendangan bebas tersebut, Danilo Cataldi hampir mencetak gol penentu kemenangan. Sepakannya memaksa kiper melakukan penyelamatan penting. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap 0-0.
Hasil ini membuat Cagliari dan Lazio sama-sama memperpanjang tren kurang maksimal mereka. Satu poin mungkin cukup menjaga posisi di klasemen, tetapi pekerjaan rumah jelas masih menanti, terutama dalam urusan efektivitas di depan gawang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
