
Timnas Inggris. (Istimewa)
JawaPos.com - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menghadapi pekerjaan rumah besar jelang Piala Dunia dengan format 48 tim. Bukan soal persiapan teknis semata, melainkan kesulitan menemukan lawan uji coba yang ideal bagi Timnas Inggris sebelum turnamen resmi dimulai.
Inggris dijadwalkan memainkan laga pertama Piala Dunia pada 17 Juni, menghadapi Kroasia di hari terakhir rangkaian pertandingan putaran awal.
Jadwal tersebut terbilang terlambat jika dibandingkan dengan laga pembuka turnamen yang digelar enam hari sebelumnya.
Situasi ini membuat pelatih Thomas Tuchel ingin memaksimalkan laga pemanasan sedekat mungkin dengan hari pertandingan perdana.
Tuchel disebut meminta dua laga uji coba yang digelar di sekitar lokasi pemusatan latihan Inggris di Florida, masing-masing pada 6 dan 10 Juni.
Namun, khusus untuk tanggal 10 Juni, FA menemui kendala besar dalam mencari lawan dengan kualitas setara. Pasalnya, laga tersebut berlangsung hanya sehari sebelum Piala Dunia resmi bergulir.
Keinginan Tuchel untuk menghadapi sesama peserta Piala Dunia juga terbentur regulasi FIFA. Aturan menyebutkan bahwa tim peserta dilarang memainkan laga persahabatan dalam lima hari terakhir sebelum pertandingan pertama mereka di turnamen.
Dengan demikian, hanya negara-negara yang baru akan bertanding pada 16 atau 17 Juni yang secara aturan bisa menjadi lawan Inggris pada 10 Juni.
FA kini masih menjalin komunikasi dengan sejumlah federasi nasional. Konfirmasi lawan uji coba diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Di tengah keterbatasan pilihan, Selandia Baru yang sudah memastikan tiket Piala Dunia serta Kosta Rika yang belum lolos disebut masuk dalam radar.
Minimnya lawan papan atas selama era Tuchel membuat laga uji coba ini menjadi semakin krusial.
Sejauh ini, lawan dengan peringkat FIFA tertinggi yang dihadapi Inggris di bawah Tuchel adalah Senegal, yang berada di peringkat 19 saat menang 3-1 pada laga persahabatan musim panas lalu.
Sementara tim dengan peringkat terbaik yang berhasil dikalahkan Inggris adalah Wales, yang saat itu menempati posisi ke-30 dunia.
Di sisi lain, FIFA telah melonggarkan aturan lama yang melarang tim bermain dalam 48 jam jelang turnamen, seiring format Piala Dunia yang lebih panjang.
Meski begitu, larangan menghadapi tim satu grup tetap berlaku, meski tidak berdampak pada Inggris yang berada satu grup dengan Ghana dan Panama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
