
Pemain AS Roma Bryan Cristante. (Dok. AS Roma)
JawaPos.com - AS Roma tidak bisa diperkuat beberapa pemain terbaiknya saat menghadapi Sassuolo di Liga Italia pekan ke-20. Laga tersebut bakal dimainkan di Stadion Olimpico, Minggu (11/1).
Bryan Cristante, dan Artem Dovbyk dipastikan akan absen di laga kali ini, sementara Wesley masih diragukan untuk bermain. Namun, Gianluca Mancini dan Mario Hermoso sudah kembali ke skuad AS Roma.
"Mengenai tim, Wesley sedang tidak baik-baik saja hari ini. Kita lihat besok. Dia mengalami gejala seperti flu yang cukup parah, tetapi kami berharap dia bisa pulih. Selain itu, kami akan kehilangan [Bryan] Cristante karena skorsing."
"Kami akan kembali diperkuat [Gianluca] Mancini dan [Mario] Hermoso, tetapi kami kehilangan [Artem] Dovbyk. Ini jelas merupakan situasi darurat, seperti yang telah terjadi selama beberapa pertandingan terakhir," jelas Gian Piero Gasperini saat konferensi pers yang dikutip laman resmi AS Roma, Sabtu (10/1).
Bagi Gian Piero Gasperini, Sassuolo adalah tim yang bagus dan menjalani musim ini dengan baik. Untuk itu, sang pelatih harus kembali fokus menghadapi laga tersebut setelah kemenangan melawan Lecce.
"Besok adalah pertandingan yang berbahaya. Sassuolo menjalani musim yang bagus, meskipun mereka kalah dari Juventus. Saya telah melihat Milan bermain imbang dengan Genoa, Juventus bermain imbang dengan Lecce, Napoli bermain imbang dengan Verona, dan hal-hal itu harus diperhatikan," papar Gasperini.
"Sampai saat ini mungkin kami telah bermain lebih baik dalam jenis pertandingan ini, tetapi itu hanya menunjukkan betapa seimbang liga ini. Anda harus berada dalam performa terbaik di setiap pertandingan. Penting bagi kami untuk bangkit kembali melawan Lecce beberapa hari yang lalu, terlepas dari absennya beberapa pemain. Itu menunjukkan para pemain berlatih dengan baik dan antusias, bukan dengan kesulitan. Para pemain ini selalu tahu bagaimana merespons dengan tepat," ucap pelatih asal Italia tersebut.
Gasperini juga ditanya tentang sikap diamnya setelah kemenangan lawan Lecce yang menolak hadir di sesi konferensi pers. Alasannya, karena pelatih 67 tahun itu tidak ingin ditanya tentang transfer pemain.
"Saya pikir lebih baik Anda membicarakan apa yang telah berhasil dilakukan Roma – yaitu menang di Lecce meskipun dilanda krisis cedera. Jika Anda berbicara seperti musim panas lalu, Anda mengeluh tentang para striker. Jika Anda tidak berbicara, Anda tetap akan diserang. Jadi, jangan bicarakan transfer. Saya mengatakan itu karena kalian tahu segalanya. Tidak perlu menambahkan apa pun lagi. Kalian punya sumber dan kalian ahli dalam hal itu. Tidak perlu saya memberi tahu kalian hal lain. Malam ini saya akan menonton Sky dan Gianluca Di Marzio akan tahu segalanya, seperti kalian, jadi teruskan. Kalian benar-benar sangat hebat," pungkasnya.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
