
Real Madrid menyambut positif rencana penggunaan AI dalam perwasitan sepak bola. (Ilustrasi)
JawaPos.com - Gagasan penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam perwasitan sepak bola mulai mencuri perhatian. Dalam beberapa jam terakhir, muncul kabar bahwa FIFA tengah mempertimbangkan langkah serius ke arah tersebut.
Melansir Defensa Central, Real Madrid justru menjadi salah satu pihak yang paling senang dengan wacana ini. Sikap positif Los Blancos bukan tanpa alasan.
Selama beberapa musim terakhir, manajemen klub kerap menyuarakan ketidakpuasan terhadap penggunaan VAR (Video Assistant Referee), terutama dalam kompetisi domestik.
Situasi offside yang diputuskan secara ekstrem—bahkan hanya hitungan sentimeter—dinilai terlalu menentukan hasil pertandingan dan gagal memberikan rasa keadilan yang diharapkan.
Karena itu, Florentino Pérez dan lingkaran terdekatnya percaya bahwa apa pun yang bisa mengurangi campur tangan manusia dalam pengambilan keputusan wasit akan membawa dampak positif.
Bagi mereka, teknologi seperti AI bukan hanya soal modernisasi, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas tontonan dan, yang terpenting, menegakkan keadilan di lapangan.
Ketegangan dengan Wasit Spanyol di Titik Puncak
Hubungan Real Madrid dengan dunia perwasitan Spanyol memang sedang panas-panasnya. Keretakan tersebut terlihat jelas dari pernyataan Florentino Pérez dalam Rapat Umum Anggota Biasa pada 24 November lalu. Ia melontarkan kritik tajam yang kembali menjadi perbincangan publik.
“Dan ini bukan hanya pendapat saya, karena ini memalukan bagi sepak bola Spanyol bahwa dari 35 wasit di lapangan yang dipilih untuk Piala Dunia Antarklub baru-baru ini, FIFA tidak memilih satu pun orang Spanyol,” tegasnya.
Pernyataan itu dianggap sebagai sinyal jelas bahwa Real Madrid kehilangan kepercayaan terhadap kualitas dan kredibilitas wasit di kompetisi domestik. Dalam konteks ini, AI dipandang sebagai alternatif netral yang tidak terpengaruh tekanan, emosi, atau kepentingan tertentu.
Bayang-bayang Kasus Negreira
Di balik semua itu, ada satu isu besar yang terus menghantui sepak bola Spanyol: ‘kasus Negreira’. Masalah ini juga menjadi perhatian serius di kalangan elite Bernabéu dan tak luput dari pembahasan Florentino Pérez.
Dalam pesta koktail Natal bersama media, presiden Real Madrid kembali menegaskan sikap klubnya. “ Real Madrid akan terus bersikeras pada hal ini karena apa yang diwakili oleh institusi kami di dunia sepak bola dan olahraga.
Dan Anda, dari media, memainkan peran fundamental dalam memastikan bahwa tahun 2026 dapat menjadi tahun di mana keadilan akhirnya ditegakkan dan regenerasi sejati sepak bola Spanyol dimulai.”
Pernyataan tersebut memperjelas keyakinan Real Madrid bahwa sepak bola Spanyol belum sebersih yang seharusnya. Lebih dari sekadar kritik, klub ibu kota itu sudah lama menekankan perlunya perombakan sistem secara menyeluruh.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
