Juventus resmi memecat pelatih Igor Tudor karena performa buruk di seluruh kompetisi. (Istimewa)
JawaPos.com - Cukup sudah kesabaran manajemen Juventus menghadapi performa buruk para pemainnya di lapangan. Pelatih Igor Tudor resmi dipecat dari jabatannya, plus tiga orang staf karena klub asal Turin itu gagal tampil baik di Liga Italia dan Liga Champions musim ini.
Berita pemecatan Igor Tudor itu disampaikan manajemen melalui laman resmi dan media sosial Juventus.
“Juventus FC mengumumkan bahwa klub telah memberhentikan Igor Tudor dari jabatannya sebagai pelatih tim utama putra, beserta stafnya yang terdiri dari Ivan Javorcic, Tomislav Rogic, dan Riccardo Ragnacci,” demikian pernyataan klub dikutip dari laman resmi Juventus via Antara.
Pihak manajemen pun mengucapkan terima kasih atas dedikasi Igor Tudor dan stafnya itu selama menangani klub beberapa bulan terakhir, dan mendoakan karir eks pemain Juventus itu semakin membaik kedepannya.
Meski telah memecat Tudor, Juventus belum memutuskan siapa suksesor pelatih tim utama, sehingga untuk pertandingan melawan Udinese pada Kamis (30/10) posisi pelatih akan diisi oleh Massimo Brambilla.
Sebagai informasi, Igor Tudor, mulai melatih Bianconerri sejak Maret 2025. Saat itu ia menggantikan Thiago Motta sebelum musim 2024/2025 berakhir.
Pada musim ini, Tudor telah menangani Juventus dalam 11 pertandingan, dengan rincian delapan pertandingan Liga Italia dan tiga pertandingan di Liga Champions.
Namun, performa raksasa Italia itu di bawah asuhan Tudor sangat buruk. Juventus gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Klub yang pernah dihuni Cristiano Ronaldo itu pun kini terpuruk di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Italia, dengan koleksi 12 poin.
Bahkan pada tiga laga terakhirnya, Juventus selalu menelan kekalahan. Dimulai dari kekalahan memalukan 0-2 dari Como, kalah 0-1 dari Real Madrid di Liga Champions, dan puncaknya kekalahan 0-1 dari Lazio.
Tudor sempat menyatakan tidak terlalu memikirkan masa depannya di Juventus setelah takluk dari Lazio. Namun kenyataan berkata lain.
Pihak manajemen Si Nyonya Tua justru mengambil tindakan tegas dengan memecatnya di awal musim.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
