
Desire Doue dan Ousmane Dembele memukau saat PSG menggilas Bayer Leverkusen. (Dok. ESPN)
JawaPos.com - Paris Saint-Germain (PSG) mencatat kemenangan sensasional 7-2 atas Bayer Leverkusen pada laga penyisihan Grup Liga Champions, Rabu (22/10) dini hari. Pertandingan penuh drama di BayArena itu menampilkan lima gol di babak pertama, dua kartu merah, dan dua penalti, dengan Desire Doue dan Ousmane Dembele menjadi sorotan utama bagi juara bertahan.
PSG tampil agresif sejak awal dan unggul cepat melalui sundulan William Pacho di menit ketujuh. Tuan rumah Leverkusen mencoba membalas lewat tekanan tinggi, tetapi justru kehilangan kendali setelah insiden keras antara kapten Robert Andrich dan Doue. Setelah peninjauan VAR, Andrich diganjar kartu merah langsung akibat sikutan terhadap pemain muda Prancis tersebut.
Namun, keunggulan jumlah pemain tidak bertahan lama bagi PSG. Bek Illia Zabarnyi diusir keluar lapangan pada menit ke-33 karena menjatuhkan Christian Kofane di kotak penalti, yang berujung penalti untuk Leverkusen. Aleix Garcia sukses mengeksekusinya dan mengubah skor menjadi 1-1.
Kebangkitan PSG dimulai kembali pada menit ke-41 ketika Doue melepaskan tembakan cepat di dalam kotak penalti untuk mengembalikan keunggulan. Dua menit kemudian, Khvicha Kvaratskhelia menggandakan keunggulan dengan tendangan keras ke pojok atas gawang. Menjelang turun minum, Doue kembali mencatat namanya di papan skor lewat sepakan melengkung rendah, menutup babak pertama dengan skor 4-1 untuk tim tamu.
Meski Leverkusen mencoba bangkit, lini belakang mereka kesulitan menahan kecepatan serangan PSG. Ousmane Dembele, yang baru kembali dari cedera dan tampil sebagai pemain pengganti, menandai comeback-nya dengan gol impresif di pertengahan babak kedua. PSG kemudian menambah dua gol lagi di sisa waktu, menutup laga dengan kemenangan besar 7-2.
Hasil tersebut menegaskan dominasi PSG di Eropa musim ini. Tim asuhan Luis Enrique kini mencatat tiga kemenangan dari tiga laga di fase grup, mempertahankan rekor sempurna dan memuncaki klasemen sementara. Selain itu, performa Doue, yang mencetak dua gol dan menjadi motor serangan, memberi sinyal kuat akan kedalaman skuad juara bertahan tersebut.
Usai laga, pelatih Luis Enrique memuji ketenangan timnya di tengah laga penuh insiden.
“Kami menunjukkan karakter dan disiplin. Meski laga berjalan keras, tim tetap fokus,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. Sementara itu, pelatih Leverkusen Kasper Hjulmand mengakui timnya kalah dalam duel fisik dan kehilangan kendali setelah kartu merah Andrich.
Kemenangan ini membuat PSG semakin dekat dengan tiket ke babak 16 besar, sementara Leverkusen harus memperbaiki konsistensi jika ingin bertahan di kompetisi. Dengan dua kartu merah dan kebobolan tujuh gol, laga ini akan menjadi evaluasi besar bagi Alonso untuk memperbaiki keseimbangan tim di level Eropa.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
