
Influencer dan aktor Ganindra Bimo mengungkapkan kekesalannya terhadap wasit Ma Ning dalam memimpin duel Irak vs Timnas Indonesia. (Dok: Instagram Ganindra Bimo)
JawaPos.com - Influencer Ganindra Bimo meluapkan kekecewaan dan kekesalannya usai Timnas Indonesia kalah dari Irak. Khususnya terhadap wasit Ma Ning, sehingga dirinya mengajak pengadil lapangan asal Tiongkok untuk bertarung di ring.
Ganindra Bimo jadi satu dari 10 ribu Garuda Fans yang menyaksikan langsung di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah pada Minggu (12/10). Dia jadi saksi kekalahan Timnas Indonesia dari Irak (0-1) pada laga kedua grup B keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Irak vs Timnas Indonesia.
Kekecewaan pun dirasakan oleh Ganindra Bimo. Tapi, aktor berusia 38 tahun itu menegaskan tetap memberikan dukungannya kepada skuad Garuda.
"Sedih sih sedih… Tapi garuda sampe mati," tulis Ganindra Bimo dalam Instagramnya.
Suami dari Andre Dian itu kemudian mengungkapkan kekesalannya terhadap wasit Ma Ning. Secara terbuka ia menantang sang pengadil lapangan untuk bertarung di ring.
Ganindra Bimo meminta Yoshua Marcellos untuk memfasilitasi pertarungan dirinya melawan Ma Ning. Cellos adalah pendiri sekaligus penyelenggara Byon Combat, ajang tinju yang mempertemukan selebriti.
"Btw @celloszxz tolong sediain slot gw vs wasit itu di @byoncombat. Gimana?" tanya Ganindra Bimo.
Wasit Ma Ning memang jadi salah satu musuh besar untuk Timnas Indonesia. Sebab pengadil yang sudah mengantongi lisensi FIFA sejak 2011 itu membuat banyak keputusan kontroversi yang merugikan Garuda.
Ma Ning tercatat mengeluarkan enam kartu kuning yang seluruhnya untuk Indonesia, dan satu kartu merah untuk Irak. Wasit juga menyatakan 18 kali pelanggaran untuk Indonesia dan enam kali untuk Irak.
Selain itu, Ma Ning juga membuat tiga keputusan kontroversial. Salah satunya melibatkan Kevin Diks yang melakukan pergumulan sengit di kotak terlarang dengan Zaid Tahseen.
Wajah Kevin Diks terkena sikutan dari Tahseen. Tapi wasit Ma Ning enggan meninjau kejadian itu dengan VAR. Ia bahkan menyatakan pelanggaran dilakukan oleh Kevin Diks, tetapi memberikan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah untuk Tahseen karena protes.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
