
Maskot Piala Dunia Amerika Clutch si elang botak. (FIFA)
JawaPos.com-FIFA resmi mengumumkan tiga maskot untuk Piala Dunia 2026 yang akan menjadi sejarah. Sebab, pertama kali diselenggarakan di tiga negara.
Pengumuman ini menghadirkan simbol khas budaya dan satwa dari Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Dilansir dari situs FIFA pada Kamis (25/9), FIFA mengungkapkan tiga maskot resmi untuk Piala Dunia 2026. Tiga maskot ini yaitu, seekor elang botak yang mewakili Amerika Serikat bernama Clutch, seekor jaguar yang mewakili Meksiko bernama Zayu, dan seekor moose yang menjadi simbol Kanada bernama Maple.
Pengumuman ini dilakukan kurang dari sembilan bulan sebelum pembukaan Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pada 11 Juni 2026. Turnamen kali ini akan menjadi yang pertama diadakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keputusan ini menambah nilai historis pada penyelenggaraan pertandingan olahraga terbesar di dunia.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada Piala Dunia 1966 di Inggris, FIFA telah menggunakan maskot sebagai ikon yang mewakili budaya, karakteristik, dan semangat tuan rumah.
Dilansir dari AP News, sejak pertama kali diperkenalkan pada Piala Dunia 1966 di Inggris, maskot telah menjadi simbol penting yang mewakili semangat dan budaya negara penyelenggara. Maskot pertama Piala Dunia adalah Willie, seekor singa berwarna kuning dengan jersey tim nasional Inggris.
Pada 1970 di Meksiko, hadir Juanito, seorang anak laki-laki berseragam tim nasional Meksiko lengkap dengan sombrero khas. Piala Dunia 1974 diadakan di Jerman Barat menampilkan dua anak kembar bernama Tip dan Tap.
Pada 1978 di Argentina, maskotnya adalah Gauchito, seorang anak bergaya gaucho khas Argentina. Piala Dunia 1982 di Spanyol menghadirkan Naranjito, jeruk oranye lucu yang menjadi ikon.
Kemudian, Meksiko kembali memperkenalkan maskot pada 1986 berupa Pique, cabai jalapeno berseragam tim nasional. Italia pada 1990 memperkenalkan Ciao, sosok figur tongkat sederhana berwarna hijau, putih, dan merah dengan kepala bola.
Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat memiliki maskot seekor anjing bernama Striker yang memakai seragam tim nasional AS. Pada 1998 di Prancis hadir Footix, ayam jantan berwarna biru yang menjadi simbol nasional.
Jepang dan Korea Selatan pada 2002 memperkenalkan tiga makhluk futuristis bernama Ato, Kaz, dan Nik, yang merupakan makhluk futuristis berbentuk manusia dengan desain modern dan unik. Piala Dunia 2006 di Jerman menampilkan Goleo VI berbentuk singa, bersama bola bernama Pille.
Afrika Selatan pada 2010 memilih Zakumi, seekor leopard berambut hijau. Brasil pada 2014 memperkenalkan Fuleco, seekor armadillo yang menggemaskan.
Rusia pada 2018 memilih Zabivaka, seekor serigala lucu bertema sepak bola. Terakhir, Qatar pada 2022 menghadirkan La’eeb, figur maskot berupa kain keffiyeh yang mengambang, menjadi simbol inovasi dan identitas Arab.
Sementara itu, unggahan video resmi pengenalan maskot Piala Dunia 2026 di akun X resmi FIFA telah ditonton lebih dari 500 ribu kali dan mendapatkan lebih dari 2.500 tanda suka sejak pertama kali diunggah pada 25 September malam.
Tradisi maskot ini tidak hanya berfungsi sebagai simbol visual turnamen, tetapi juga sebagai elemen penting dalam kampanye promosi dan pemasaran global FIFA. Maskot-maskot ini membantu membangun identitas turnamen, meningkatkan antusiasme penggemar, dan mempromosikan nilai budaya negara penyelenggara.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
