
Manajemen Real Madrid mendatangkan analis bola mati (Instagram @realmadrid)
JawaPos.com - Era baru Real Madrid di bawah Xabi Alonso berjalan manis. Sejak ditunjuk pada Juni lalu, pelatih asal Spanyol itu langsung membawa dampak positif, dengan catatan tujuh kemenangan dari tujuh laga awal di semua kompetisi.
Gaya permainan yang ia terapkan mulai dipahami para pemain, dan kerja keras staf kepelatihan terlihat nyata dari performa konsisten di lapangan.
Meski begitu, manajemen Madrid sadar masih ada celah yang perlu dibenahi. Menurut laporan Guillermo Rai dari The Athletic, Los Blancos resmi merekrut Jesús Rueda sebagai analis bola mati.
Rueda sebelumnya dikenal lewat pekerjaannya yang impresif bersama Leganés, dan kini dipercaya memperkuat jajaran staf Alonso.
Ia akan bergabung dengan tim analisis yang sudah diisi oleh Tristan Celador dan Óscar Michel, dua nama yang musim lalu bekerja bersama tim wanita Madrid sebelum dipromosikan ke skuad utama.
Kehadiran Rueda diharapkan bisa memberi solusi atas kelemahan lama Madrid dalam menghadapi situasi bola mati.
Masalah itu terlihat jelas musim lalu, ketika lawan sering memanfaatkan momen set-piece untuk mencetak gol. Bahkan musim ini, Madrid masih kebobolan lewat skema bola mati.
Dari empat gol yang bersarang di gawang mereka, tiga di La Liga dan satu di Liga Champions, dua di antaranya datang dari penalti dan sepak pojok melawan Mallorca.
Yang paling disorot tentu gol tendangan bebas Declan Rice saat Arsenal mengalahkan Madrid. Momen itu kembali memperlihatkan bahwa pertahanan Los Blancos masih belum sepenuhnya kebal dari ancaman bola mati.
Langkah mendatangkan Rueda pun jadi keputusan logis. Dengan spesialisasi yang ia bawa, Madrid berharap bisa menutup celah ini, sehingga tim dapat tampil lebih kokoh menghadapi lawan-lawan besar sepanjang musim.
