
Gianluigi Donnarumma tampil gemilang di laga debut bersama Manchester City. (@Fabrizioromano)
JawaPos.com-Keputusan Manchester United untuk tidak merekrut Gianluigi Donnarumma akhirnya terungkap. Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Setan Merah menolak kesempatan mendatangkan kiper timnas Italia itu karena masalah struktur gaji dan kebijakan finansial klub.
Namun, laga derby Manchester akhir pekan lalu justru menunjukkan betapa besar kesalahan yang mereka buat. Setelah berbulan-bulan mencari kiper baru, United justru memilih menandatangani Maarten Vandevoordt Lammens sebagai proyek jangka panjang. Sementara itu, Donnarumma justru mendarat di Etihad Stadium bersama Pep Guardiola.
City hanya mengeluarkan total EUR 35 juta untuk mengamankan jasanya, setelah sang kiper membeku di PSG akibat perselisihan kontrak. Debut Donnarumma di Liga Inggris terjadi di laga panas derby Manchester. Meski Erling Haaland mencetak dua gol dan dinobatkan sebagai man of the match, bomber asal Norwegia itu tetap menyoroti performa kiper barunya.
"Jangan lupakan Donnarumma! Dia fantastis hari ini," kata Haaland usai pertandingan.
"Saya bahkan bisa memberinya penghargaan Man of the Match saya. Dia benar-benar luar biasa," lanjut Haaland.
Salah satu momen krusial Donnarumma datang ketika dia melakukan penyelamatan kelas dunia untuk menggagalkan peluang emas Bryan Mbeumo. Aksi tersebut menjaga dominasi City dan memperlihatkan kualitasnya sebagai kiper berpengalaman di laga besar.
Romano dalam kanal YouTube-nya menjelaskan bahwa United sempat melakukan pembicaraan dengan agen Donnarumma pada Juli. Namun, tidak pernah ada negosiasi resmi maupun tawaran konkret.
"Masalahnya bukan pada biaya transfer. Dengan RUR 30 juta plus EUR 5 juta tambahan, itu harga yang sangat masuk akal. Tapi United tidak mau membayar gaji besar karena aturan FFP dan struktur gaji internal klub," jelas Romano.
MU memilih jalur berbeda dengan mendatangkan Lammens, kiper berusia 23 tahun dengan pengalaman terbatas di liga Belgia. Ironisnya, Lammens bahkan tidak diturunkan sebagai starter dalam derby, membuat kontras yang mencolok dengan penampilan gemilang Donnarumma di kubu rival.
Bagi United, keputusan ini bisa menjadi penyesalan besar. Donnarumma, yang baru berusia 25 tahun namun sudah kenyang pengalaman di level tertinggi, langsung memberi dampak instan di City.
Sementara itu, United harus menunggu waktu untuk melihat apakah Lammens mampu berkembang menjadi kiper top.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
