Kylian Mbappe (Instagram @realmadrid)
JawaPos.com - Kylian Mbappé menjalani musim keduanya bersama Real Madrid dengan ambisi mempertahankan gelar Pichichi. Awal musimnya terbilang impresif, tiga gol ia cetak hanya dalam dua laga perdana La Liga. Bahkan di pertandingan ketiga, dua gol tambahan hanya terhenti karena offside tipis.
Musim ini, pemain berusia 26 tahun itu mengenakan nomor punggung 10, peninggalan Luka Modric. Ia tetap menjadi pusat serangan Madrid, meski di bawah arahan pelatih baru Xabi Alonso. Mbappé masih kerap bergerak ke kiri atau turun lebih dalam, kendati perannya diarahkan lebih sentral.
Namun, mantan striker Prancis Jean-Pierre Papin menilai ada batasan dalam permainan Mbappé. Menurutnya, kualitas utama sang bintang justru membuatnya sulit bertransformasi menjadi penyerang nomor 9 murni.
Baca Juga: Mbappe Ukir Rekor Baru Bersama Timnas Prancis, Kini Bidik Posisi Puncak Daftar Pencetak Gol
“Mbappé punya kualitas untuk menjadi penyerang hebat. Tahun lalu dia datang ke klub baru, butuh waktu untuk beradaptasi, dan tetap mencetak banyak gol. Tapi saya rasa dia tidak akan pernah menjadi pemain nomor 9 sejati di kotak penalti,” ungkap Papin.
“Itu bakat alami—punya atau tidak. Kualitas utamanya adalah kecepatan dan serangan ke ruang. Dia belum belajar untuk berhenti dan bertahan di area antara titik penalti dan garis enam meter,” ujar Papin dalam wawancaranya dengan RMC Sport.
Selain itu, Papin juga menyoroti permainan udara Mbappé.
“Kelemahan lain yang ia miliki adalah sundulannya. Dia tidak suka kontak udara, dan itu terlihat jelas,” tambahnya.
Meski begitu, catatan gol Mbappé di musim debutnya di Spanyol membuktikan efektivitasnya. Ia mencetak 31 gol di La Liga dalam 37 pertandingan, meraih Sepatu Emas Eropa, serta menambah 13 gol di kompetisi lain.
Dengan produktivitas seperti itu, Xabi Alonso hampir pasti akan tetap memberi kebebasan pada Mbappé untuk bermain sesuai gayanya, terlepas dari kritik terhadap detail-detail kecil dalam permainannya.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
