Cristiano Ronaldo semakin dekat dengan 1.000 gol. (AP Photo/Petr Josek)
JawaPos.com – Setelah membuka kualifikasi Piala Dunia zona Eropa dengan kemenangan meyakinkan, Timnas Portugal akan melanjutkan perjalanannya melawan Hungaria di Stadion Puskas Arena, Rabu (10/9) dini hari WIB.
Duel kali ini masih diungguli Os Navegadores pimpinan Roberto Martinez, dengan lima pertandingan terakhir semuanya telah dimenangkan Portugal dengan berhasil membobol gawang Hungaria sebanyak 13 kali.
Bukan tanpa sebab, karena perbedaan kualitas kedua tim sangat timpang. Pasukan negara berjulukan Magyarok ini hanya mengandalkan dua pemain andalan Liverpool, Dominik Szoboszlai dan Milos Kerkez.
Sementara Portugal memiliki bintang di setiap lininya. Mulai dari kiper, ia memiliki penjaga gawang terbaik dari Liga Portugal. Sementara di jantung pertahanan mereka memiliki duo benteng yang dipimpin bek Manchester City.
Di lini penyerangan dan tengah, tak perlu dibicarakan lagi, Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo telah lama menjadi tulang punggung Os Navagadores di level internasional yang baru-baru ini menjuarai UEFA Nations League.
Tiga penyelamatan mudah telah ia catatkan saat Portugal menang laga tandang ke markas Armenia. Praktis, kiper berusia 25 tahun ini tak mendapat banyak ancaman dari lini serang The Eagles.
Pada duel melawan Hungaria, Costa akan tetap menjadi pilihan utama Roberto Martinez. Jose Sa dan Rui Silva akan menjadi penghangat di bangku cadangan selama pemain Porto ini bugar dan siap menjaga di bawah mistar gawang.
Menyumbang satu gol dan satu assist, FotMob memberikan Cancelo sebagai Pemain Terbaik pada pertandingan melawan Armenia, pada Sabtu (6/9) lalu. Meski sudah tak berkarier di sepak bola Eropa sejak musim lalu, tetapi penampilannya tak menunjukkan penurunan.
Justru bersama Timnas Portugal, Cancelo menunjukkan levelnya masih bisa bersaing di Eropa. Pemain berusia 31 tahun ini juga berkontribusi dalam bertahan dengan mencatatkan kemenangan duel sebanyak delapan kali.
Pasukan Os Navegadores yang sangat mendominasi pada laga sebelumnya tak bisa dibantah lagi ketika seorang bek seperti Dias mampu mencatatkan progresi umpan ke kotak pinalti lawan hingga 11 kali.
Tetapi, presentase kemenangan duelnya mencapai 75 persen. Menunjukkan perbedaan level dari striker Armenia. Pada laga lawan Islandia, Rabu (10/9), Dias akan kembali memimpin jantung pertahanan Timnas Portugal.
Sama seperti Dias, Inacio juga membukukan progresi umpan ke kotak penalti lawan cukup tinggi hingga 13 kali. Bahkan, akurasi umpannya bisa menyentuh angka 92 persen, membuktikan bek Sporting CP ini merupakan bek modern yang bisa berperan sebagai Ball Playing Defender.
Tetapi, Inacio memiliki persaingan kuat dari bangku cadangan. Hadirnya Antonio Silva yang menjadi pembicaraan dalam beberapa tahun terakhir membuat bek berusia 24 tahun ini harus tampil konsisten di bawah asuhan Martinez.
Hanya bermain 67 menit sebelum ditarik keluar dan digantikan Nuno Tavares, bek Paris Saint-Germain ini belum tampil maksimal seperti yang ia tampilkan bersama Les Parisiens saat menjuarai Liga Champions musim lalu.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
