Manchester United berhasil mengalahkan Burnley 3-2 (Instagram @manchesterunited)
JawaPos.com - Old Trafford kembali menjadi panggung drama. Kali ini, bukan hanya karena lima gol yang tercipta, melainkan karena tiga keputusan krusial yang memicu perdebatan panjang.
Manchester United berhasil mengalahkan Burnley 3-2, tetapi yang jadi bahan pembicaraan bukan sekadar kemenangan, melainkan bagaimana teknologi VAR, interpretasi wasit, dan tekanan di lapangan berpadu menciptakan laga penuh ketegangan.
Dilansir dari Sky Sports, berikut beberapa keputusan VAR yang cukup kontroversi di laga Manchester United vs Burnley.
Manchester United Batal Dapat Penalti di Menit Awal
Sejak peluit pertama, tanda-tanda laga penuh kontroversi sudah terlihat. Manchester United langsung mengancam lewat kombinasi serangan cepat yang dipimpin Bruno Fernandes dan Mason Mount.
Pada menit ke-16, Mount dijatuhkan oleh Kyle Walker setelah kaosnya tampak tertarik. Wasit Sam Barrott awalnya menunjuk titik putih, tetapi VAR memanggilnya untuk melihat tayangan ulang.
Setelah peninjauan yang memakan waktu lima menit, keputusan dibatalkan karena kontak pertama terjadi sekitar 30 sentimeter di luar kotak penalti.
Mike Dean dari Sky Sports memberi penjelasan yang tegas mengenai hal tersebut.
"Kontak awalnya di luar, lalu dia jatuh ke dalam. Saya tidak tahu apakah mereka melihat pelanggaran dari arah lain atau apa. Saya tidak tahu kenapa mereka lama sekali," jelasnya.
"Saya sudah memastikannya, hanya di luar. Kalau di luar, mereka tidak perlu lagi mengecek layar (VAR). Ini fakta, masuk atau keluar. Batalkan saja keputusannya," pungkasnya.
Namun, bagi fans United, keputusan ini tetap meninggalkan rasa kecewa karena peluang awal yang bisa mengubah jalannya laga langsung hilang.
Gol Foster Dianulir: Perdebatan Tentang Offside
Drama semakin memanas di babak kedua. Burnley, yang tampil berani meski tertinggal gol, berhasil menyamakan kedudukan lewat Lyle Foster.
Namun euforia itu hanya bertahan beberapa detik karena bendera offside diangkat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
