Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 02.22 WIB

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Italia Desak UEFA dan FIFA Sanksi Israel, Norwegia Sumbangkan Keuntungan Laga untuk Palestina

Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia umumkan hasil laga lawan Israel akan disumbangkan ke Palestina. (Instagram @herrelandslaget) - Image

Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia umumkan hasil laga lawan Israel akan disumbangkan ke Palestina. (Instagram @herrelandslaget)

JawaPos.com - Federasi Sepak Bola Norwegia mengambil langkah kemanusiaan dengan menyatakan akan menyumbangkan seluruh keuntungan dari pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Israel untuk membantu korban di Gaza.

Di sisi lain, Italia melalui asosiasi pelatihnya mendesak UEFA dan FIFA agar Israel disuspensi dari kompetisi internasional.

Dilansir dari ESPN (20/8), Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) menegaskan tidak bisa berdiam diri melihat penderitaan warga sipil di Palestina.

Presiden NFF, Lise Klaveness, menuturkan bahwa keuntungan dari laga Norwegia melawan Israel pada 11 Oktober 2025 di Oslo akan sepenuhnya disalurkan kepada organisasi kemanusiaan yang bekerja langsung di Gaza.

“Kami ingin menyumbangkan hasil laga ini kepada organisasi kemanusiaan yang setiap hari menyelamatkan nyawa di Gaza dan memberikan bantuan darurat langsung di lapangan,” ujar Klaveness dalam pernyataannya.

Langkah tegas Norwegia mendapat respons dari Federasi Sepak Bola Israel. Dalam pernyataannya, Israel meminta Norwegia juga mengutuk serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 serta memastikan dana sumbangan tidak jatuh ke tangan kelompok teroris.

Selain itu, mereka menyinggung kritik global terhadap isu perburuan paus yang pernah dialamatkan kepada Norwegia.

NFF menyatakan sedang berkoordinasi dengan UEFA dan kepolisian setempat terkait pengamanan pertandingan. Kapasitas Stadion Ullevaal kemungkinan dikurangi sekitar 3 ribu kursi dari total 26 ribu demi keamanan.

Sejak Oktober 2023, Israel memang dilarang menggelar laga internasional di kandang sendiri karena alasan keamanan dan harus bermain di venue netral.

Sementara itu, situasi politik sepak bola Eropa makin memanas. Asosiasi Pelatih Sepak Bola Italia (AIAC) mendesak agar Israel disuspensi dari kompetisi internasional.

Dalam surat resmi yang ditujukan kepada Federasi Sepak Bola Italia untuk diteruskan ke UEFA dan FIFA, AIAC menilai langkah itu perlu karena korban jiwa akibat konflik juga menimpa banyak insan olahraga.

“Karena penderitaan masa lalu tidak boleh mengaburkan hati nurani dan rasa kemanusiaan siapa pun,” tulis AIAC dalam pernyataan resminya.

Italia sendiri dijadwalkan melawan Israel pada 9 September 2025 di Debrecen, Hungaria, dan 15 Oktober 2025 di Udine.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore