
Morgan Gibbs-White. (Dok. Nottingham Forest)
JawaPos.com – Masa depan Morgan Gibbs-White di Nottingham Forest makin menjadi sorotan usai munculnya drama transfer yang melibatkan dua raksasa Premier League: Tottenham Hotspur dan Manchester City.
Meski sang gelandang telah bergabung kembali dengan skuad Forest dalam tur pramusim di Portugal, teka-teki soal kelanjutan kariernya belum juga terjawab. Spurs yang sebelumnya disebut telah mengaktifkan klausul rilisnya senilai GBP 60 juta, kini harus bersiap menghadapi intervensi dari klub juara Inggris.
Gibbs-White, yang menjadi pemain kunci Forest musim lalu, sempat absen dari perjalanan awal tim ke Portugal karena izin khusus dari klub. Ia baru bergabung dengan rekan-rekannya pada Rabu malam (23/7). Namun, kehadirannya tidak serta-merta menandakan kepastian bertahan.
Spurs diyakini telah mencoba mendahului kompetitor dengan mengaktifkan klausul pelepasan sang pemain, tetapi pihak Forest menuduh pendekatan itu ilegal. Mereka mengklaim tidak pernah memberi izin kepada Tottenham untuk berbicara langsung dengan pemain, dan tengah mempersiapkan pengaduan resmi ke Premier League.
Forest Ingin City Tikung Spurs
“Pemilik Forest, Evangelos Marinakis, lebih rela melepas Gibbs-White ke klub sekelas City dibanding Tottenham,” laporan dari talkSPORT, yang menyebut ketegangan ini membuka celah bagi pihak ketiga: Manchester City.
Marinakis dikabarkan memiliki kesepakatan tak tertulis dengan Gibbs-White sejak musim lalu, bahwa sang pemain hanya akan hengkang jika mendapat tawaran dari klub papan atas Eropa. Bagi sang pemilik, Spurs—meski menjuarai Liga Europa musim lalu—belum memenuhi kriteria tersebut.
Ketertarikan City Belum Padam
Morgan Gibbs-White sebenarnya sempat masuk radar Pep Guardiola di awal musim panas. Namun, harga yang dipatok Forest kala itu (£100 juta) dianggap terlalu tinggi, terutama setelah City sukses mendatangkan Rayan Cherki dan Tijjani Reijnders.
Kendati begitu, dengan situasi Gibbs-White yang kembali memanas dan kemungkinan turunnya harga akibat konflik hukum dengan Spurs, Manchester City dikabarkan mulai mempertimbangkan ulang.
Terlebih, The Citizens saat ini membutuhkan tambahan pemain berstatus homegrown untuk memenuhi kuota regulasi FA. Dengan Ilkay Gundogan dan Mateo Kovacic yang berpotensi hengkang, ruang di lini tengah City mulai terbuka.
Manuver Cerdas atau Drama Transfer Lain?
Jika City benar-benar ikut terjun dalam perebutan ini, bukan tidak mungkin transfer Gibbs-White akan menjadi salah satu saga musim panas yang paling rumit. Tottenham tentu tidak akan tinggal diam setelah merasa di depan dalam antrian. Namun, reputasi City sebagai klub juara dengan daya tarik bermain di bawah Pep Guardiola bisa menjadi faktor penentu bagi sang pemain.
Bahkan seorang sumber dalam klub menyebut, Gibbs-White sebenarnya sudah berharap pindah ke Etihad sebelum minat City meredup awal bulan ini. Kini, kesempatan itu mungkin kembali terbuka.
Dengan Forest yang enggan melepas sang pemain ke Tottenham dan proses hukum yang berpotensi memperlambat kesepakatan, Manchester City kini punya posisi tawar yang menarik. Jika mereka mengajukan tawaran resmi dalam beberapa hari ke depan, bukan mustahil Morgan Gibbs-White akan berseragam biru langit musim depan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
