
Noni Madueke./Instagram@chelseafc
JawaPos.com–Arsenal bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini. Setelah mengamankan Martin Zubimendi, kini The Gunners dikabarkan hampir meresmikan transfer winger Chelsea Noni Madueke.
Pemain muda Inggris tersebut telah menjalani tes medis dan dinyatakan lolos. Itu membuka jalan baginya untuk segera diumumkan sebagai rekrutan anyar di Emirates Stadium.
Laporan dari Hand of Arsenal menyebutkan bahwa Madueke sudah menyelesaikan seluruh prosedur medis. Saat ini, tinggal menunggu waktu untuk dikenalkan secara resmi sebagai pemain Arsenal.
Nilai transfernya disebut mencapai 52 juta Poundsterling atau setara Rp 1,1 triliun. Angka itu mencerminkan keyakinan tinggi Mikel Arteta terhadap potensi sang pemain.
Kedatangan Madueke menjadi bagian dari proyek ambisius Arteta untuk memperkuat kedalaman skuad. Dengan target menjuarai Premier League musim depan, Arteta tak ingin hanya bergantung pada pemain inti yang sudah ada, tapi juga membutuhkan pelapis berkualitas untuk menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Noni Madueke bukan wajah asing di Premier League. Pemain berusia 23 tahun itu mencetak tujuh gol musim lalu bersama Chelsea.
Namun, dia menutup musim dengan performa yang kurang menggigit, gagal mencetak gol dalam 11 pertandingan terakhir di liga. Meskipun demikian, statistik menunjukkan bahwa dia tetap pemain yang punya daya ancam tinggi.
Salah satu keunggulan utama Madueke adalah kemampuan menciptakan peluang tembak. Dengan rata-rata 3,54 tembakan per 90 menit di musim 2024-2025, dia tercatat sebagai pemain dengan jumlah tembakan tertinggi keempat di seluruh Premier League musim lalu.
Meski jumlah tembakan tidak selalu berbanding lurus dengan produktivitas gol, kemampuan menciptakan ruang dan peluang tetap menjadi aset berharga di sepak bola modern. Selain itu, Madueke dikenal piawai dalam menggiring bola. Dia mencatat 154 progresif carries musim lalu angka tertinggi di skuad Chelsea.
Ini menunjukkan bahwa dia mampu membawa bola maju ke area berbahaya dan menciptakan disorganisasi di lini belakang lawan. Kecepatan, kelincahan, serta ketajaman dalam duel satu lawan satu membuatnya menjadi ancaman konstan di sisi sayap.
Namun demikian, tantangan terbesar di Arsenal adalah menemukan tempat yang tepat dalam sistem Arteta. Madueke secara alami bermain di sisi kanan, posisi yang kini sudah dihuni Bukayo Saka, salah satu pemain paling konsisten Arsenal dalam beberapa musim terakhir.
Arteta kemungkinan besar tidak akan menggeser Saka dari posisinya. Meski begitu, opsi untuk memanfaatkan Madueke di sisi kiri tetap terbuka.
Gabriel Martinelli memang menjadi pilihan utama di posisi tersebut, tetapi performanya cenderung fluktuatif. Terutama ketika menghadapi lawan yang bermain dengan blok rendah.
Dalam situasi seperti ini, teknik individu Madueke yang lebih halus dan kemampuannya dalam menembus ruang sempit bisa memberikan variasi baru bagi Arteta dalam membongkar pertahanan lawan.
Madueke juga bisa menjadi solusi untuk menjaga intensitas permainan saat rotasi dibutuhkan. Dengan jadwal yang padat di semua kompetisi, Arsenal perlu memastikan tidak hanya memiliki starting eleven yang kuat, tetapi juga bangku cadangan yang bisa memberi dampak langsung saat dimainkan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
