
Jordan Henderson. (Instagram @jordanhenderson)
JawaPos.com – Jordan Henderson resmi meninggalkan Ajax Amsterdam setelah menyetujui pemutusan kontrak lebih awal.
Sang gelandang Inggris berstatus sebagai agen bebas dan kini dikabarkan menjadi incaran sejumlah klub, termasuk mantan timnya, Sunderland.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (11/7), Henderson sebelumnya menandatangani kontrak dengan Ajax hingga Juni 2026, tetapi kedua belah pihak sepakat untuk berpisah lebih cepat.
Henderson bergabung dengan Ajax pada Januari 2024 setelah sempat bermain di Liga Pro Saudi bersama Al-Ettifaq.
Meski waktunya di Belanda singkat, ia langsung diberi kepercayaan menjadi kapten tim. Keputusan itu mencerminkan pengalaman dan kualitas kepemimpinan Henderson yang telah terbukti sejak masa bermainnya bersama Liverpool.
Dalam pernyataan perpisahannya, Henderson mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen Ajax.
Henderson menyebut bermain dan menjadi kapten Ajax sebagai sebuah kehormatan besar dalam kariernya. Ia juga menyampaikan penyesalannya karena tidak bisa mempersembahkan lebih banyak kesuksesan bagi para pendukung klub tersebut.
Musim lalu, Ajax nyaris menjuarai Eredivisie, unggul sembilan poin atas PSV dengan lima pertandingan tersisa.
Namun performa yang menurun drastis membuat mereka hanya meraih lima poin dalam lima laga terakhir, sementara PSV menyapu bersih semua laga dan merebut gelar secara dramatis.
Situasi ini mencatatkan Ajax dalam sejarah sebagai tim pertama dari enam liga top Eropa yang gagal juara meski unggul sembilan poin dalam lima laga sisa.
Direktur teknik Ajax, Alex Kroes, memberikan penghormatan kepada Henderson. Ia menyebut sang gelandang sebagai kapten sejati baik di dalam maupun luar lapangan.
Kontribusinya dalam membawa Ajax lolos ke Liga Champions UEFA serta memperkuat budaya olahraga elit di klub dianggap sangat berharga.
Henderson tampil dalam 57 pertandingan untuk Ajax di semua kompetisi, termasuk 37 laga Eredivisie dan mencetak satu gol.
Meski kontribusinya secara statistik tergolong minimal, peran kepemimpinan dan pengalaman internasionalnya dinilai penting dalam membentuk dinamika tim. Kepindahan Henderson kini membuka peluang baginya untuk kembali ke sepak bola Inggris.
Kabar mengenai ketertarikan Sunderland pun mencuat setelah Henderson terlihat hadir dalam laga final play-off Championship klub tersebut.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
