Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Juli 2025 | 23.56 WIB

Jota Pergi Selamanya, Tinggalkan Warisan Sebesar Rp 750 Miliar untuk Rute dan Tiga Buah Hati

Diogo Jota tinggalkan warisan sebesar Rp 750 miliar untuk keluarga, hasil dari akumulasi gaji dan bonus selama berkarir di Liga Inggris. (Dok. Liverpool FC)

JawaPos.com - Pekan lalu dunia sepak bola harus merasakan duka mendalam akibat kepergian Diogo Jota dan sang adik, Andre Silva. Jota, penyerang Liverpool yang dikenal karena insting tajamnya di kotak penalti, kini hanya tinggal kenangan. Ia meninggal dunia bersama sang adik, Andre (25), dalam sebuah kecelakaan tragis di Spanyol pekan lalu.

Namun, di balik kisah sedih itu, terungkap pula warisan luar biasa yang ia tinggalkan untuk sang keluarga. Bukan hanya dalam bentuk gol dan trofi, tapi juga untuk keluarga kecilnya yang kini harus menjalani hari-hari tanpa sosok ayah dan suami tercinta.

Jota (28) meninggalkan sang istri, Rute, dan tiga anak mereka yang bernama Dinis (4), Duarte (2), serta si bungsu Mafalda yang baru berusia delapan bulan. Diperkirakan, Rute bisa mewarisi kekayaan hingga GBP 35 juta atau setara dengan lebih dari Rp 750 miliar dari harta sang suami. Jumlah itu berasal dari akumulasi gaji dan bonus Jota sejak bergabung di Premier League pada 2018 bersama Wolverhampton Wanderers, dan kemudian Liverpool.

Puncak kariernya datang saat ia menandatangani kontrak lima tahun dengan The Reds pada 2022 dengan gaji GBP 140 ribu per pekan. Dalam dua tahun terakhir sebelum meninggal, ia sudah mengantongi lebih dari GBP 21 juta. Selain itu, ia memiliki kontrak dengan brand besar seperti Nike dan EA Sports, serta mengelola tim Esports bernama Luna Galaxy.

Jota juga dikenal cerdas dalam hal bisnis. Ia membentuk perusahaan hak citra bernama Minute J Ltd, yang mencatat penghasilan lebih dari GBP 180 ribu hanya dalam setahun pertama. Ia bahkan berinvestasi di properti mewah di kawasan elite Blundellsands, Liverpool. Rumah berharga GBP 2,1 juta itu lengkap dengan bioskop pribadi, kolam renang dalam ruangan, dan ruang permainan.

Namun, di balik kilau prestasi dan harta, tragedi datang begitu cepat. Ironisnya, kematian Jota hanya berselang 13 hari setelah ia dan Rute menikah dalam sebuah upacara impian yang emosional di Portugal. Rute menggambarkan hari itu sebagai momen paling membahagiakan dalam hidupnya.

Pernikahan yang diwarnai air mata bahagia, kini berubah menjadi perpisahan penuh duka untuk selamanya. Suasana haru menyelimuti Gereja Matriz abad ke-17 di Porto, tempat misa pemakaman Jota dan Andre digelar. Para pemain Liverpool seperti Virgil van Dijk dan Andrew Robertson membawa karangan bunga berbentuk jersey bernomor 20 dan 30 milik Jota dan Andre.

Sementara dari Wolverhampton, Joao Moutinho dan Rui Patricio hadir mengantarkan sahabat mereka dengan karangan bunga bertuliskan "Diogo, semangatmu untuk bertarung dan menang selalu menyala di Molineux."

Mantan Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, tak kuasa menyembunyikan kesedihan atas kepergian salah satu pemain racikannya. 

"Hari ini adalah bukti bahwa Diogo dan Andre adalah bagian dari kami, dari Portugal," ucapnya dengan kesedihan, dilansir melalui laman Daily Mail Sport, Rabu (9/7).

Kini, tubuh Jota telah beristirahat di bawah pohon zaitun, jauh dari sorak-sorai stadion. Tapi, warisan cintanya bagi keluarga, klub, dan negaranya akan terus hidup dan selalu dikenang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore