
Alejandro Garnacho, winger muda Manchester United (Ig. Garnacho7)
JawaPos.com - Masa depan pria berdarah Spanyol, Alejandro Garnacho di Manchester United kini berada di ujung tanduk. Setelah kekalahan di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur, winger muda asal Argentina itu dikabarkan telah mendapat izin dari pelatih Ruben Amorim untuk mencari klub baru musim panas ini.
Sang winger muda hanya duduk di bangku cadangan ketika Setan Merah harus takluk 1-0 atas Tottenham Hotspur di San Mames, Bilbao dan hanya diberi waktu bermain selama 20 menit oleh Ruben Amorim. Situasi tersebut membuat pemain berusia 20 tahun ini merasa frustasi atas cara kepelatihan Amorim dalam menangani pemilihan pemain untuk laga final yang dianggap penting bagi tim.
Dilansir dari laman ESPN, Selasa (27/5), Garnacho telah menemui manajemen klub dalam beberapa hari ke depan untuk membahas potensi kepergian sang pemain dari Setan Merah. Manchester United dikabarkan siap bernegosiasi dengan klub mana pun yang ingin mengangkut winger muda itu dengan mengajukan tawaran realistis.
Sang juara Liga Serie A Italia musim ini, Napoli sempat mengajukan proposal untuk mendatangkan Garnacho pada Januari lalu, dan kini Chelsea juga menunjukkan minat serupa. Selain itu, perwakilan Garnacho percaya akan ada ketertarikan dari klub-klub Premier League lainnya serta tawaran menggiurkan dari Arab Saudi.
Ruben Amorim saat ini tengah berupaya besar untuk merombak skuad Setan Merah musim depan. Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Antony termasuk dalam daftar pemain yang akan dijual.
Selain itu dengan menjual Garnacho, secara administrasi akan memberikan dampak positif terhadap neraca keuangan klub, terutama dalam konteks aturan Profit and Sustainability (PSR) Liga Premier. Hasil pendapatan dari penjualan winger muda tersebut dapat memperbesar dana belanja Amorim untuk menyusun ulang tim musim depan, terlebih setelah kegagalan lolos ke Liga Champions yang membuat klub kehilangan potensi pemasukan sebesar USD 135 juta.
Sepanjang musim 2024/2025 berlangsung performa Garnacho secara individu terbilang fantastis sejak debut seniornya pada 2022 lalu. Ia mencatatkan 11 gol dari 57 penampilan di semua kompetisi.
Meski sempat dicadangkan kala derby kontra Manchester City pada Desember lalu, Garnacho pernah jadi andalan Amorim dengan tampil sebagai starter dalam 14 laga beruntun dari awal Maret hingga awal Mei, termasuk seluruh fase knock-out Liga Europa. Namun, hal tersebut sirna sejak performanya dianggap kurang maksimal pada laga leg kedua semifinal kontra Athletic Club.
Kemudian berikutnya ia kembali dicadangkan dalam dua laga liga berikutnya melawan West Ham dan Chelsea, hal ini bersambung hingga pertandingan final melawan Tottenham Hotspur. Dengan atmosfer yang tengah memanas dan ketidakpuasan Garnacho atas kepelatihan Ruben Amorim di Manchester United, kepergian winger muda berbakat ini tinggal menunggu waktu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
