Skuad Bologna meraih gelar Coppa Italia 2024/2025. (X/@Bolognafc1909)
JawaPos.com - Bologna sukses mencatatkan sejarah setelah mengalahkan AC Milan di final Coppa Italia 2024/2025. Selain hasil positif yang diraih I Rossoblu, terdapat fakta-fakta menarik dari pertandingan tersebut.
Bologna berhasil mengalahkan Milan pada laga final Coppa Italia dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico, Kamis (15/5) dini hari WIB.
Dan Ndoye berhasil memanfaatkan bola rebound untuk mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan pada menit ke-53, saat Bologna merengkuh trofi Coppa untuk pertama kalinya sejak 1974.
Hasil tersebut juga menandai kisah penebusan bagi pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, yang telah kalah di tiga final dalam dua musim terakhir sebagai pelatih Fiorentina, termasuk Coppa pada 2022/2023 saat melawan Inter Milan.
Hadiah yang diterima Bologna tidak hanya dalam bentuk trofi utama pertama dalam 51 tahun, dengan kemenangan di Stadio Olimpico ini membuat mereka lolos ke Liga Europa musim depan.
Sementara itu, bagi Milan ini merupakan kesepuluh kalinya mereka harus puas menempati peringkat kedua Coppa Italia sekaligus menunda mimpi mereka menambah gelar kejuaraan tersebut menjadi enam.
Secara statistik Bologna lebih sering menciptakan peluang dengan melepaskan 11 tendangan yang lima di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Milan unggul penguasaan bola 54 persen.
Dalam laga yang berlangsung seru, Alex Jimenez gagal memanfaatkan peluang emas dari tendangan sudut Rafael Leao di menit keempat, sementara Mike Maignan dipaksa melakukan penyelamatan gemilang atas sundulan Santiago Castro.
Bologna berhasil selamat dari ancaman bahaya lainnya saat kiper Lukasz Skorupski melakukan penyelamatan saat Luka Jovic memanfaatkan kesalahan Sam Beukema, dan Christian Pulisic tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada.
Tim besutan Italiano mendominasi penguasaan bola sejak saat itu, dan mereka akhirnya mendapat hadiah setelah turun minum saat Ndoye melakukan aksi tipuan sebelum melihat bola rebound yang jatuh ke arahnya untuk dikonversi menjadi gol melewati Maignan.
Pada waktu yang tersisa, Milan terus berupaya untuk setidaknya menyamakan kedudukan. Akan tetapi, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Bologna tetap bertahan.
Seusai pertandingan antara Bologna melawan Milan, dilansir dari laman Opta, rupanya terdapat sejumlah fakta-fakta menarik yang sangat sayang dilewatkan oleh para penggemar kedua klub tersebut.
Bologna Akhiri Penantian 51 Tahun
Bologna telah berhasil memenangkan Coppa Italia untuk ketiga kalinya dalam sejarah mereka, hampir 51 tahun setelah yang terakhir (pada 23 Mei 1974). Itu merupakan periode terpanjang di antara dua kemenangan trofi dalam kompetisi ini.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
