Momen Thomas Muller mengangkat trofi Bundesliga terakhirnya bersama Bayern Munich di Allianz Arena. (Outlook)
Momen Thomas Muller mengangkat trofi Bundesliga terakhirnya bersama Bayern Munich di Allianz Arena. (Outlook)
JawaPos.com–Thomas Muller menutup perjalanan panjang bersama Bayern Munich dengan penuh emosional setelah memainkan laga kandang terakhir dalam kemenangan 2-0 atas Borussia Monchengladbach di Allianz Arena, Sabtu (10/5).
Kemenangan tersebut sekaligus menandai perayaan gelar juara Bundesliga ke-34 bagi Bayern. Tapi sorotan utama tertuju pada Muller yang mendapatkan penghormatan luar biasa dari para pendukung klub.
Muller pertama kali bergabung dengan akademi Bayern pada usia 10 tahun dan memulai debut bersama tim senior pada 2008. Selama 17 tahun karir bersama Die Roten, dia berhasil mempersembahkan 13 gelar Bundesliga, enam trofi DFB-Pokal, delapan gelar DFL-Supercup, dan dua gelar Liga Champions.
Sosok Muller dikenal dengan peran unik sebagai Raumdeuter atau pembaca ruang yang menjadi ciri khas permainannya di lini tengah Bayern. Saat ditarik keluar pada menit ke-84 digantikan Serge Gnabry, Allianz Arena bergemuruh dengan tepuk tangan meriah.
Para suporter di belakang gawang mengibarkan spanduk besar bertuliskan, For 25 years, everything for our colours! sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Muller kepada klub.
Dalam pidatonya setelah pertandingan, Muller mengungkapkan rasa bangga bisa berjuang sebagai gladiator modern untuk Bayern Munich. Dia menegaskan bahwa meskipun perpisahan ini terasa berat, dia tetap optimis dengan masa depannya.
"Aku mencintai peran sebagai gladiator modern di lapangan. Ini momen yang berat, tetapi juga indah. Penghargaan yang kalian berikan sungguh luar biasa," ungkap Muller di hadapan para suporter yang memadati stadion.
Bersamaan dengan selebrasi tersebut, Manuel Neuer, kapten tim dan rekan setianya di Bayern, menyerahkan trofi Bundesliga secara simbolis kepada Muller sebagai tanda perayaan atas dedikasinya selama ini. Momen itu disambut dengan sorak-sorai dan nyanyian dari para pendukung yang tak henti-hentinya mengelu-elukan namanya.
Muller menutup karirnya di Bayern dengan 502 penampilan di Bundesliga, menjadikannya pemain keempat dalam sejarah Bundesliga yang mencapai angka tersebut bersama satu klub. Hanya Karl-Heinz Korbel (602 penampilan untuk Eintracht Frankfurt), Manfred Kaltz (581 untuk Hamburg), dan Michael Lameck (518 untuk Bochum) yang mampu mencapai rekor itu bersama satu tim.
Masa depan Muller masih menjadi tanda tanya besar. Namun rumor menyebutkan dia kemungkinan akan melanjutkan karir di MLS, Amerika Serikat, setelah Bayern memutuskan tidak memperpanjang kontraknya.
Walaupun begitu, Muller menegaskan bahwa kenangan dan warisannya bersama Bayern akan selalu hidup di hati para suporter dan di Allianz Arena.
"Aku akan merindukan atmosfer ini, tetapi waktunya telah tiba untuk melangkah maju. Bayern akan selalu menjadi bagian dari hidupku," tutup Muller dengan senyum haru di wajahnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
