Mikel Arteta, pelatih Arsenal jelang leg kedua melawan Madrid di Bernabeu (Dok. Arsenal)
JawaPos.com - Arsenal akan menghadapi sang juara bertahan di kandangnya sendiri pada leg kedua babak perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (16/4) waktu setempat atau Kamis (16/4) pukul 02.00 WIB. Setelah mendarat di tanah kelahirannya dengan keunggulan agregat 3-0 atas Real Madrid di leg pertama, Mikel Arteta langsung bicara soal semangat tim.
Pelatih Arsenal itu tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. Bermain di salah satu stadion paling ikonik melawan tim dengan sejarah luar biasa tentu jadi momen spesial.
Apalagi, musim lalu mereka harus terhenti di babak ini oleh Bayern Munchen. Arteta berharap pengalaman itu jadi pelajaran penting bagi skuadnya.
"Ketika kamu ingin menciptakan sebuah cerita, pertama-tama kamu harus antusias tentang hal itu," kata Arteta dalam konferensi pers jelang laga.
"Kamu harus benar-benar mempersiapkan diri, lalu benar-benar yakin dengan apa yang ingin kamu capai. Setelah itu, semuanya tentang konsistensi dan melangkah selangkah demi selangkah," ucap Arteta kembali.
Arteta menyadari bahwa klub besar dibangun dari pengalaman berulang, gagal, mencoba lagi, dan akhirnya sukses.
"Tahun lalu, kami mendapat pengalaman dan dari pengalaman itu, kami ingin tampil lebih baik musim ini," ucapnya.
Kali ini, mereka mengincar tiket ke semifinal Liga Champions yang baru ketiga kalinya dalam sejarah klub.
Menurutnya, ada tiga aspek penting dalam pertandingan nanti yakni fisik, teknik-taktik, dan emosi. Arsenal sudah terbukti bisa tampil kuat, baik dalam situasi mudah maupun penuh tekanan.
"Aspek emosional itu sangat penting. Jadi untuk mempersiapkan skenario seperti ini, dan meyakini bahwa kami bisa mengatasi situasi apapun, kami akan menikmati bermain dalam jenis pertandingan apapun yang kami hadapi besok," jelas Arteta.
Di kubu lawan, Real Madrid terus menebar optimisme soal kemungkinan comeback. Carlo Ancelotti dan Jude Bellingham juga tak ragu menyuarakan semangat itu.
Arteta pun tak mau larut dalam ketakutan meski pihak lawan gencar menggaungkan seruan Remontada. Meski demikian, ia tetap hormat dengan apa yang telah dicapai Real Madrid di Eropa.
"Saya tidak akan menggunakan kata itu. Saya pikir ini soal rasa hormat dan kekaguman atas apa yang telah mereka capai di kompetisi ini," ujarnya.
"Itu luar biasa, mengagumkan, menjadi inspirasi bagi setiap pelatih, manajer, dan tim," lanjutnya, merujuk pada sejarah panjang Real di ajang ini.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
