Jay Idzes (kiri) mengawal Lautaro Martinez.
JawaPos.com - Bek Venezia yang juga kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil sangat solid dalam performanya ketika meladeni tim tamu, Inter Milan, pada giornata ke-20 Minggu (12/1) dini hari. Meski harus menderita kekalahan tipis 0-1 dari tamunya lewat gol yang dicetak oleh Matteo Darmian di babak pertama, performanya mendapatkan pujian.
Skuad asuhan Eusebio Di Fransesco kesulitan untuk bisa bangkit dari jurang degradasi namun sedikit terobati dengan penampilan solid bek timnas Indonesia tersebut.
Dikutip dari akun sosial media Serie A, Jay Idzes tertangkap kamera sedang berupaya menggagalkan peluang dari Lautaro Martinez di depan kotak penalti lawan. Bukan hanya sekali, tetapi dua penyelamatannya yang fantastis membuat Venezia terhindar dari hujan gol di kandangnya sendiri.
"Il salvataggio di Idzes!" begitu bunyi cuitan akun media sosial Serie A. Cuitan tersebut bila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia artinya "Penyelamatan dari Idzes!". Sejumlah komentar dari netizen Italia dan tentu saja Indonesia berdatangan memuji kepiawaiannya dalam menjaga pertahanan Venezia dari gempuran anak asuh Simone Inzaghi. Venezia selanjutnya akan bertandang ke Parma pada Minggu 19/1 guna merebut tiga poin untuk mengangkat posisi mereka di klasemen Serie A.
Solidnya Jay Idzes, Jaminan Positif Indonesia Kontra Australia?
Jay Idzes didapuk jadi kapten tim Indonesia untuk perhelatan Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga. Kepemimpinannya diatas lapangan, kepiawaiannya dalam membaca serangan lawan, dan ketenangannya membuat pelatih sebelumnya, Shin Tae Yong, memberikan ban kapten kepada pemain berusia 24 tahun tersebut.
Kini dibawah kepelatihan era Patrick Kluivert, sosok Jay Idzes diyakini tetap jadi pilihan utama. Hal itu bahkan disinggung oleh Kluivert dalam wawancaranya dengan salah satu media, yang menyebut bahwa ia masih yakin dengan kemampuan bek Venezia tersebut. Pengalamannya mengecap kompetisi elit Eropa seperti Serie A sedikit banyak memberikan rasa nyaman bagi para fans ketika nanti bertandang ke Australia.
Imbang 0-0 di GBK, Australia tidak ingin hasil yang sama di kandang mereka. Kualitas rumput dan lapangan yang lebih baik membuat Jackson Irvine cs optimis bisa menaklukkan Garuda di depan publiknya sendiri. Socceroos juga tidak ingin membuang poin penting mengingat posisinya yang masih belum aman di klasemen grup C ronde ketiga. Kekalahan dari Indonesia bakal membuat posisinya tergeser dan terancam melanjutkan kualifikasi lewat ronde keempat.
Indonesia juga datang dengan sejumlah bekal positif. Momen pergantian pelatih dengan jajaran staf pelatih dengan latar belakang mentereng membuat publik Australia ngeri. Ditambah dengan beberapa pemain belakang yang kian bertambah kuat sejak imbang di Jakarta, membuat Aussie harus putar otak untuk bisa meraup poin tiga.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
