
Nankatsu SC saat ini berada di divisi satu Kanto Soccer League, kompetisi kasta kelima sepak bola Jepang. (Nankatsu SC)
JawaPos.com - Ketika nama Nankatsu disebut, sudah pasti Captain Tsubasa yang akan muncul pertama kali dalam pikiran. Itulah yang rasanya dialami oleh para penikmat serial kartun dan penggemar sepak bola era 90-an.
Captain Tsubasa adalah kartun serial televisi yang diadaptasi Manga. Kartun itu menceritakan kisah sosok Tsubasa Ozora, pemain dari tim Nankatsu SC yang memiliki mimpi untuk menjadi pesepak bola profesional.
Kisah Captain Tsubasa itu diciptakan oleh Yoichi Takahashi, seorang mangaka yang menerbitkan karya awalnya dalam majalah mingguan, Shonen Jump, pada 1981. Karyanya itu kemudian berkembang menjadi anime dan ditayangkan di televisi berbagai belahan dunia.
Karya Yoichi Takahashi pun melejit. Captain Tsubasa dikenal di seluruh dunia. Bahkan tak sedikit pesepak bola profesional dunia pernah menyaksikan serial kartun asal Jepang tersebut. Mulai dari Fernando Torres, Mesut Ozil, Alessandro Del Piero, hingga sekelas Thierry Henry.
Setelah sukses membuat karyanya dicintai di seluruh dunia, Yoichi Takahashi kemudian coba membuat semua hal fiksi yang ada dalam serial kartun Captain Tsubasa, menjadi kenyataan. Dia membeli klub lokal untuk mengubah namanya jadi Nankatsu SC, persis seperti klub Tsubasa.
Takahashi membeli klub bersejarah asal Tokyo yang berdiri sejak 1983, yakni Tokiwa Football Club. Proses perpindahan status kepemilikan klub itu terjadi pada 2012.
Klub yang diakuisisi Takahashi bukanlah klub besar yang sudah malang melintang di kompetisi profesional. Tokiwa FC adalah klub yang bermarkas di Katsushika, Tokyo, merupakan klub di Divisi III Liga Tokyo.
Yoichi Takahashi tak hanya membeli, tapi juga mengurus langsung. Dia menjadi presiden klub dan terus memperjuangkan Nankatsu SC sebagai klub profesional.
Di tangan Takahashi, Nankatsu SC terbilang lumayan apik pencapaiannya. Sejak diakuisisi pada 2012, mereka mampu dua kali promosi ke divisi II dan I Liga Tokyo dalam kurang lebih delapan tahun.
Tak cuma itu, setahun berselang Nankatsu SC mulai masuk Kanto Soccer League 2021 sekaligus mengubah statusnya sebagai klub profesional. Kanto Soccer League merupakan kompetisi kasta kelima dan keenam sepak bola Jepang.
Pencapaian Nankatsu SC ini sesuai dengan mimpi Takahashi saat awal membangun klub tersebut. Yakni menjadi tim profesional yang diisi oleh para pemain amatir untuk mewujudkan impian sebagai pesepak bola sungguhan.
“Saya berharap, kami tidak pernah menyerah. Bergabung dengan 71 klub lain di Divisi III Liga Tokyo, kami para pesepak bola amatir, ingin mewujudkan mimpi menjadi profesional,” ujar Takahashi dikutip dari Transfermarkt saat awal membeli Nankatsu SC.
Kiprah Nankatsu SC di musim pertama kompetisi profesional pun terbilang apik. Mereka mampu menjadi runner-up divisi dua Kanto Soccer League 2021 untuk promosi ke divisi satu.
Hanya saja, torehan positif itu terhenti pada masa tersebut. Sejak musim 2022 hingga saat ini, Nankatsu SC masih tertahan di divisi satu Kanto Soccer League. Mereka tak kunjung promosi karena selalu berada di papan tengah pada akhir musim.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
