Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Mei 2023 | 21.01 WIB

Newcastle United VS Arsenal: Ujian Menghadapi Tembok Tebal

 

Arsenal berhasil mengatasi Leeds United 4-1 di Emirates Stadium.

JawaPos.com – Sampai matchweek ke-34, Newcastle United menjadi tim dengan pertahanan terbaik di Premier League.

Anak buah Eddie Howe itu baru jebol 27 gol. Kerapatan dan soliditas The Toon Army, julukan Newcastle, itu membuat mereka bercokol di empat besar.

Lini belakang yang ulet itulah yang menjadi modal Newcastle menjamu runner-up sementara Arsenal di St James’ Park malam ini (7/5) (siaran langsung Champions TV 5/Vidio pukul 22.30 WIB).

Pada pertemuan pertama musim ini di matchweek ke-19, keduanya bermain imbang tanpa gol.

”Aku tidak akan mengklaim kami memiliki kualitas untuk tampil di Liga Champions. Tetapi, harus diakui kami memainkan sepak bola bagus,” kata tactician Newcastle Howe kepada Daily Mail kemarin (6/5).

”Tugas utama saat ini adalah mendapatkan poin sebanyak-banyaknya di sisa musim. Setelah itu, kami akan memikirkan Liga Champions,” lanjut eks pelatih AFC Bournemouth itu.

Eks pemain Newcastle dan timnas Inggris Alan Shearer dalam wawancara dengan The Athletic menyatakan, Arsenal ataupun Newcastle sama-sama berpedoman pada pakem 4-3-3.

Tetapi, kualitas individu dan pendekatan taktikal Howe berbeda dengan yang dilakukan tactician Arsenal Mikel Arteta.

”Semua individu di belakang berperan besar dalam skuad Eddie (Howe),” kata Shearer. Shearer menyebut Nick Pope sebagai libero kiper yang andal. Pope sudah membuat sapuan 39 kali musim ini. Pope juga 13 kali nirbobol.

Kemudian Kieran Trippier. Mantan bek Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid itu juga sosok penting yang mereduksi jumlah kebobolan Pope. Trippier total melakukan sapuan garis gawang 3 kali musim ini.

Unsung hero Newcastle menurut Shearer ada dua. Yakni, bek Fabian Schar (46 intersep, 93 kali memenangi duel dalam 140 kesempatan). Serta Sven Botman yang hanya kalah duel dengan penyerang tim lawan 6 kali.

”Ketika bertahan, formasi Howe bakal menjadi 4-5-1. Itu juga memudahkan tugas Nick (Pope) karena kerapatan lini tengah memperkecil alur serangan lawan,” tutur Shearer.

”Dan transisi cepat memperbesar kans Newcastle merebut kembali bola dari lawan, kemudian menguasainya secara perlahan,” tambah pemain yang merasakan titel Premier League bersama Blackburn Rovers tersebut.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore