
Selebrasi Kevin de Bruyne setelah mencetak gol keempatnya untuk Manchester City dalam pertandingan Liga Inggris melawan Wolverhampton, Rabu (11/5) waktu setempat. Peter Cziborra /Reuters/Antara
JawaPos.com – Sudah enam tahun terakhir timnas Belgia dilatih Roberto Martinez. Pelatih yang notabene berkebangsaan Spanyol.
Meski punya banyak pemain bertalenta, Belgia justru tidak bisa memunculkan pelatih top. Itulah yang melatarbelakangi RBFA (PSSI-nya Belgia) mengader para pemainnya untuk menjadi pelatih.
Kemarin (1/6) tercatat sepuluh penggawa De Rode Duivels –julukan timnas Belgia– menyelesaikan kursus kepelatihan lisensi UEFA A.
Dari striker SSC Napoli Dries Mertens, bintang Manchester City Kevin De Bruyne, hingga gelandang Leicester City Youri Tielemans sebagai peserta termuda (25 tahun).
UEFA A berarti hanya selangkah meraih UEFA Pro sebagai lisensi kepelatihan tertinggi di UEFA. Syarat utama melatih klub-klub top Eropa.
Seiring mereka masih berstatus pemain, UEFA A sejatinya juga sudah bisa menjadi syarat sebagai asisten pelatih di klub masing-masing.
KDB, singkatan Kevin De Bruyne, misalnya. Gelandang serang berusia 30 tahun itu sudah memenuhi syarat menjadi asisten pelatih City Pep Guardiola. Sama seperti Mikel Arteta.
Tactician Arsenal itu pernah memulai bekerja sebagai asisten Guardiola di City pada 2016 dengan UEFA A. Arteta baru mendapatkan UEFA Pro tiga tahun berselang atau ketika ada tawaran dari Arsenal.
”Ketika bekerja dengan pria seperti Pep Guardiola, Anda tidak akan lagi memandang sepak bola sama seperti sebelumnya. Itu yang membuatku (tertarik) menjadi pelatih,” tutur KDB kepada Daily Mail.
Pemain Terbaik Premier League 2021–2022 itu bisa saja mengekor jejak Arteta dengan UEFA Pro. Namun, ada syarat utama yang harus dipenuhinya.
Yaitu, minimal setahun melatih sebuah tim junior atau menjadi asisten seperti Arteta. Hal itu, tampaknya, tidak akan bisa dilakukan De Bruyne dengan karier bermain yang masih cemerlang.
Membagi fokus antara bermain dan melatih memang bukan hal yang mustahil.
Untuk menjadi pelatih UEFA Pro, ada tuntutan bisa menyusun rencana tim, baik taktis maupun fisik, selama semusim penuh yang disesuaikan dengan jadwal kompetisi.
Selain itu, harus merampungkan setidaknya 360 jam pendidikan.
Ketika mendapatkan UEFA A, KDB telah menempuh minimal 180 jam pendidikan serta setahun menjadi staf pelatih di City U-16.
”Itu (menjadi pelatih, Red) sungguh gila. Butuh berjam-jam untuk menyiapkan satu saja sesi latihan. Tapi, lihat saja nanti bagaimana akhirnya,” ujar KDB kepada Het Laatste Nieuws.
Selain terinspirasi filosofi permainan Sang Filsuf, julukan Pep Guardiola, KDB tergerak menjadi pelatih demi melestarikan karakteristik bermain yang disukainya.
Yakni, sebagai gelandang serang yang beroperasi di belakang striker. Posisi yang membuat KDB sukses mencetak quat-trick ke gawang Wolverhampton Wanderers (12/5).
Pemain dengan karakter tersebut belakangan cukup sulit ditemui lantaran perkembangan taktik.
Mayoritas pelatih cenderung menerapkan skema 4-3-3 atau tiga pemain lini tengah lebih dinamis antara menyerang dan bertahan. Bukan hanya fokus sebagai pengatur serangan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
