Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 September 2021 | 16.10 WIB

Demi Meredam Intrik, Alasan Messi Rela Melakukan Aksi Rebahan

LANGKA: Lionel Messi berbaring di belakang pagar betis pemain Paris Saint-Germain saat menghadapi Manchester City di Parc des Princes. FRANCK FIFE / AFP - Image

LANGKA: Lionel Messi berbaring di belakang pagar betis pemain Paris Saint-Germain saat menghadapi Manchester City di Parc des Princes. FRANCK FIFE / AFP

JawaPos.com – Genap 50 hari bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG), Lionel Messi akhirnya mencetak gol debut kemarin (29/9).

Gol tersebut istimewa karena tercipta di depan Pep Guardiola, pelatih yang membuat Messi bisa mencetak gol tertinggi semusim dalam kariernya (73 gol pada musim 2011–2012).

Gol Messi membantu PSG mengalahkan tim asuhan Pep, Manchester City, 2-0 dalam matchday kedua grup A Liga Champions di Parc des Princes.

’’Aku nyaris putus asa (mencetak gol pertama bagi PSG, Red). Kini aku mulai beradaptasi dengan permainan dan rekan setim,’’ ujar Messi kepada L’Equipe.

Selain pecah telur, performa Messi lawan City menuai pujian karena pemain terbaik dunia enam kali itu mau melakukan ’’pekerjaan kotor’’ di menit-menit akhir laga.

Ketika City mendapatkan tendangan bebas, Messi rela merebahkan diri di belakang pagar betis rekan setimnya.

Taktik yang dipakai untuk mengantisipasi ketika eksekutor lawan lebih memilih melakukan tendangan mendatar ketimbang melambungkan bola di atas pagar betis.

Postur tubuh Messi yang hanya 169 sentimeter memang lebih berguna untuk peran tersebut.

’’Kalau itu perintah (Mauricio) Pochettino (pelatih PSG, Red), dia sangat tidak sopan (kepada Messi, Red). Jika aku bermain di PSG saat ini, aku yang akan melakukan itu daripada membuat jersey Messi kotor,” papar pandit BT Sport Rio Ferdinand.

Ada alasan lain yang diklaim mendasari Messi melakukan peran rebahan tersebut.

Yakni, menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang mau melakukan segala hal untuk tim.

Juga cara Messi meredam intrik setelah dalam penampilan sebelumnya atau lawan Olympique Lyon (20/9), La Pulga menampakkan gestur kecewa kepada Pochettino.

Itu setelah Messi ditarik keluar 15 menit sebelum waktu normal habis.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore