
Atletico Madrid
JawaPos.com – Robert Lewandowski nyaris menyapu bersih semua award personal tahun ini. Minus Sepatu Emas Eropa, dia sudah menyandang status top scorer Bundesliga, DFB-Pokal, hingga Liga Champions musim lalu.
Terakhir, Lewy dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa versi UEFA (UEFA Men’s Player of the Year).
Setelah musim berganti, perburuan rekor bomber Bayern Muenchen itu belum akan berhenti. Menghadapi Atletico Madrid (ATM) di Allianz Arena dini hari nanti (siaran langsung Champions TV 1 pukul 02.00 WIB), Lewy membidik rekor pemain yang selalu mencetak gol dalam sepuluh laga beruntun di fase grup Liga Champions.
Streak gol bomber 32 tahun tersebut dimulai dari matchday ketiga 2018–2019 kontra AEK Athens hingga quat-trick ke gawang Crvena zvezda musim lalu. Itu menjadikan Lewy bersanding dengan Cristiano Ronaldo yang melakukannya pada periode 2012–2013 sampai 2014–2015 saat masih membela Real Madrid.
’’Akan sangat spesial bisa memulai laga pertama sebagai juara bertahan (Liga Champions, Red) dan bermain di sini (Allianz Arena, Red) dengan mencetak gol,’’ ungkap Lewy sebagaimana dilansir DPA.
Naluri gol torjaegerkannone Bundesliga tiga musim terakhir itu didukung produktivitasnya yang sedang tinggi. Dalam dua spieltag terakhir, Lewy memborong enam dari delapan gol Bayern
”Sangat sulit mencegahnya (mencetak gol, Red) untuk saat-saat ini,’’ ucap Thomas Mueller, tandem Lewy di Bayern.
Rekor raja gol di fase grup Liga Champions Lewy itulah yang jadi pembeda dengan bomber baru Atletico musim ini Luis Suarez. Sepanjang 60 kali penampilan di Liga Champions, streak gol fase grup Suarez paling panjang hanya berlangsung dalam empat laga beruntun.
Meski begitu, di depan Lewy, Suarez tetap salah satu bomber terbaik dunia. El Pistolero sudah mengoleksi tiga gol dalam empat penampilan pertamanya bersama Atletico. Tidak buruk untuk striker 33 tahun itu.
Di Allianz Arena, Suarez menghadapi tantangan mencetak gol di kandang lawan. Sejak menjebol gawang AS Roma di Stadio Olimpico pada edisi 2015–2016, Suarez tak pernah lagi mencetak gol tandang dalam 22 kali lawatan. Semuanya terjadi selama dia berkostum FC Barcelona.
Dengan jersey Barca pula, musim lalu Suarez merasakan pahitnya dihancurkan Bayern di perempat final Liga Champions. Skor sangat telak: 2-8. Media-media Catalan, salah satunya kanal FC Barcelona Noticias, mengklaim, di dalam hati Suarez masih ada bara untuk membalas kekalahan memalukan tersebut. ’’Meski dia sudah membela klub selain Barca, ambisi revans itu tetap menyala,’’ tulis FC Barcelona Noticias.
’’Mereka (Bayern) adalah juara Liga Champions dan klub yang sangat tangguh. Bisa mengalahkan mereka tentu sebuah tantangan sekaligus kebanggaan,’’ beber Suarez kepada El Pais.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
