
Photo
JawaPos.com – Romelu Lukaku mengakhiri kutukan Inter Milan tidak pernah menang di markas Napoli San Paolo sejak 1997. Striker asal Belgia itu mencetak dua gol untuk membantu Nerazzurri menang 3-1 atas tuan rumah dalam laga lanjutan Serie A dini hari tadi WIB.
Kombinasi Lukaku dan Lautaro Martinez benar-benar menunjukkan soliditasnya dini hari tadi. Alhasil, Lukaku membawa Inter unggul dua gol lebih dulu pada menit ke-14 dan 33’ sebelum Arkadiusz Milik membalas gol (38'). Tapi, akhirnya gol Lautaro Martinez (62') membuat Inter makin dominan.
Raihan tiga angka yang membawa Inter naik kembali ke puncak klasemen yang sempat dikuasai Juventus setelah menang 4-0 atas Cagliari kemarin. Saat ini, koleksi angka sama-sama 45, tapi Inter lebih unggul produktifitas gol ketimbang Juventus.
Bagi Napoli, kekalahan itu semakin menyulitkan mereka menembus zona Eropa. Sekarang, mereka terjebak di peringkat kedelapan dengan 24 poin.
Tanpa Kalidou Koulibaly dan Nikola Maksimovic yang cedera membuat jantung pertahanan Napoli lebih rentan. Giovanni Di Lorenzo yang biasa bermain di bek kanan pun terpaksa dimainkan di jantung pertahanan. Hasilnya, Napoli kebobolan gol pertama karena kesalahannya.
”Sebastian Luperto punya problem kebugaran. Dia tidak banyak berlatih. Jadi, kami tidak ingin mengambil risiko. Terlepas dari kebobolan yang pertama, Di Lorenzo memainkan laga dengan cukup baik. Dia cerdas dan cepat belajar,” kata pelatih Napoli Gennaro Gattuso sebagaimana dilansir Football Italia.
Sebenarnya, Napoli mampu menyamakan kedudukan tidak lama kemudian. Namun, gol yang dicelak Milik tidak dihitung, karena wasit Daniele Doveri menganggap Jose Callejon lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap kiper Samir Handanovic.
Di sisi lain, striker Inter Romelu Lukaku menilai, performanya dan Lautaro bisa bagus karena mereka punya relasi yang baik di luar lapangan. ”Kami teman baik. Kami melakukan banyak hal bersama di luar lapangan. Ketika di lapangan, kami saling menopang,” ujar Lukaku.
Mantan penyerang Manchester United itu juga menilai pelatih Inter Antonio Conte sebagai sosok yang membuat Nerazzurri dahsyat musim ini. ”Sangat penting memiliki pemimpin luar biasa seperti Conte di pinggir lapangan dan bagus untuk pasukan muda,” katanya kepada Sky Sports Italia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
