
Lionel Messi tampil sebagai motor dan motivator bagi skuad Albiceleste.
JawaPos.com - Argentina memulai persiapan mereka dengan melakukan uji coba melawan Haiti di Stadion La Bombonera, Buenos Aires dengan baik. Laga yang berlangsung pada Rabu (30/5) pagi WIB tersebut menjadi uji coba pertama bagi Albiceleste dari rangkaian persiapan mereka menuju Rusia 2018.
Pelatih Jorge Sampaoli menempatkan kapten Lionel Messi sebagai second striker di belakang Gonzalo Higuain. Pergerakan Messi didukung oleh sayap andalan Angel di Maria dan Lanzini.
Gebrakan sudah langsung dilakukan Argentina di menit-menit awal laga. Sebuah umpan teroboson mengarah tepat kepada Messi. Dengan kontrol bola yang apik penyerang andalan Barcelona itu melakukan chip yang menjadi ciri khasnya. Sayang, tendangan chip Messi terlalu lemah sehigga bisa ditangkap dengan mudah oleh kiper Haiti, Placide.
Albiceleste pun makin menguasai pertandingan. Mereka selalu berusaha menguasai bola selama mungkin. Hal ini membuat permainan lebih banyak berlangsung di wilayah pertahanan Haiti. Kiper Willy Caballero nyaris tak mendapat ujian sepanjang babak pertama.
Meski mendominasi laga, Argentina kesulitan menembus pertahanan Haiti yang solid dan rapat. Kalaupun ada sejumlah peluang yang didapat, tembakan yang dilakukan tak mengarah ke gawang. Tendangan Di Maria, Messi, dan Higuain belum mampu membuat gawang Haiti bergetar.
Argentina akhirnya bisa mencetak gol melalui titik penalti. Menyusul pelanggaran terhadap Lo Celso. Messi yang maju sebagai eksekutor menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Skor 1-0 pun bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, dominasi Argentina masih bertahan. Bola lebih banyak bergulir di wilayah tim tamu. Namun, tempo berjalan dengan lambat. Tak ada pergerakan eksplosif yang kerap diperagakan Di Maria di sisi sayap.
Perbedaan yang mulai terlihat di babak kedua adalah Haiti kini lebih berani bermain terbuka. Mereka berusaha keluar dari tekanan tuan rumah dan mencoba membangun serangan sejak 10 menit babak kedua. Namun tetap, bola masih bergerak lamban di antara kaki para pemain kedua tim.
Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh skuad Argentina. Berawal dari umpan Messi, Higuain yang menerobos pertahanan Haiti mengirim umpan ke depan gawang Haiti. Bola sebenarnya berhasil disundul Lo Celso namun ditepis Placide. Messi yang masuk ke kotak penalti berada tepat di depan bola rebound dan langsung menceploskan bola dengan mudah.
Usai gol kedua Messi, Sampaoli melakukan pergantian tiga pemain sekaligus. Aguero, Pavon, Meza masuk menggantikan Higuain, Di Maria, Meza. Tampaknya Sampaoli ingin melihat performa dari komposisi lain skuadnya. Karena pergantian ini tidak mengubah posisi.
Hasilnya memang positif. Pavon menjadi kreator gol ketiga Messi ke gawang Haiti. Keuletannya dalam menguasai bola di sisi kanan gawang lawan membuat dia mampu mengirimkan umpan ke Messi yang berdiri tak terkawal.
Haiti makin tertekan. Apalagi tiga menit berselang Aguero sukses menjadikan Argentina unggul 4-0. Pertahanan Haiti yang makin melemah dimanfaatkan striker Manchester City ini untuk melakukan tendangan di depan gawang pada menit 68.
Sejumlah peluang sempat didapat Argentina setelah unggul 4-0. Namun, penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat semua peluang tersebut berujung gol.
Hingga akhir laga, hanya Caballero, Mascherano, Otamendi, Salvio, dan Messi yang tidak diganti pelatih Sampaoli. Ini menjadi indikasi para pemain tersebut merupakan poros utama dari formasi racikan Sampaoli.
Messi sendiri mencatatkan hattrick ke-6 sepanjang berkostum Albiceleste. Total, Messi sudah mengoleksi 64 gol bagi Timnas Argentina. Menjadikan dirinya sebagai pencetak gol tersubur kedua di wilayah Amerika Selatan, melewati raihan Ronaldo. Posisi pertama masih dikuasai legenda Brasil, Pele dengan 77 gol.
Argentina 4-0 Haiti
(Messi 17'-p, 57', 65', Aguero 68')

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
