
Tragedi di lapangan kembali menewaskan pesepak bola Kroasia, Bruno Boban.
JawaPos.com - Belum lekang dari ingatan musibah yang menewaskan kiper asal Persela Lamongan, Choirul Huda, 15 Oktober tahun lalu. Kali ini, tragedi nyaris serupa hadir lagi di lapangan hijau. Korbannya adalah pesepak bola Kroasia, Bruno Boban.
Seperti dilansir Daily Star, Boban meninggal dunia di tengah pertandingan yang berjalan 15 menit. Beda dengan Choirul Huda yang berbenturan dengan rekan setim, Boban meninggal setelah terkena benturan bola dari jarak dekat.
Boban sejatinya masih bisa melanjutkan laga selepas bola tendangan dari pemain Slavonija Pozega menghantam bagian dadanya dengan keras. Namun, tak berapa lama, dia langsung terkapar di tenga lapangan. Tak sadarkan diri.
Tim medis segera menghampiri tubuh pemain berusia 25 tahun itu yang tergeletak tanpa daya. Selama 40 menit tim medis berupaya untuk menyelamatkan nyawa pencetak gol terbanyak untuk Marsonia di kasta ketiga Liga Kroasia tersebut.
Namun, upaya keras tim medis tak mampu menolong Boban. Nyawanya tak terselamatkan. Jasad Boban langsung dibawa mengunakan ambulans. Sementara, rekan setim juga kubu lawan masih terpukul dengan tragedi tersebut. Sampai saat ini, belum diketahui penyebab pasti kematian Boban.
Bagi pencinta sepak bola Indonesia, musibah yang dialami Boban mengingatkan kepada tragedi tewasnya Choirul Huda. Kiper legendaris Indonesia itu wafat akibat berbenturan dengan rekan setimnya di Persela, Ramon Rodrigues, dalam laga Liga 1 2017 kontra Semen Padang di Stadion Surajaya.
Huda sempat bergerak, kemudian tidak sadarkan diri. Tim medis langsung melarikan sang penjaga gawang ke rumah sakit dengan ambulans. Sebelum dilarikan ke rumah sakit, pria berusia 38 tahun itu sempat mendapatkan pertolongan dengan alat bantu oksigen. Akhirnya, tim dokter menyatakan bahwa Huda meninggal dunia RSUD dr Soegiri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
