
Franco Mastantuono semakin menunjukkan kualitasnya sejak resmi berseragam Real Madrid (Instagram @realmadrid)
JawaPos.com – Gelandang serang muda serba bisa Real Madrid, Franco Mastantuono, mengatakan bahwa kritik yang diterimanya dalam beberapa bulan terakhir terkait performanya justru membuat dirinya semakin kuat.
Pemain internasional Argentina, yang bergabung dengan Los Blancos musim panas ini dari River Plate, merayakan gol pertamanya di Liga Champions dalam kemenangan telak Madrid 6–1 atas AS Monaco pada Rabu (21/11)
"Saya tidak melihat diri saya sebagai (penerus Lionel Messi) atau sebagai rekrutan terburuk yang pernah dilakukan Real Madrid," ujar Mastantuono kepada wartawan dalam wawancaranya setelah pertandingan.
"Real Madrid adalah klub yang sangat menuntut, di mana Anda selalu harus memberikan yang terbaik. Saya juga mendengar kritik, yang tidak saya lupakan, itu membuat saya lebih baik dan lebih kuat.]," lanjutnya.
“Hari ini saya bisa sedikit lebih rileks dan menunjukkan versi (terbaik) yang ingin saya tunjukkan kepada Real Madrid. Saya senang (bisa mencetak gol pertama di Liga Champions), saya telah bekerja keras agar ini terjadi," tutur Mastantuono lagi.
Mastantuono tiba di stadion Bernabeu sebagai salah satu talenta Argentina yang paling menjanjikan. Dia telah mencetak tiga gol dalam 20 penampilan untuk tim ibu kota Spanyol ini, 12 laga di antaranya dipercaya sebagai starter.
"Saya sedang berusaha menjadi versi terbaik diri saya, yang saya tahu bisa saya capai. Sejak kecil, orang-orang membicarakan sisi sepak bola saya. Mereka mengatakan saya adalah Messi baru dan sekaligus bencana, rekrutan terburuk yang pernah dilakukan Real Madrid," jelasnya.
Sementara itu, Mastantuono juga membela rekan setimnya, Jude Bellingham, di tengah spekulasi tentang perilaku yang buruk soal pemain internasional Inggris itu di luar lapangan.
"Jude kuat, tetapi beberapa hal yang dikatakan itu terlalu keras. Dia adalah seseorang yang berada di Valdebebas (tempat latihan Madrid) dari pukul 9:30 pagi hingga 6 sore. Tidak adil ketika orang-orang menyerang egonya karena dia bekerja tanpa lelah," pungkas pemain 18 tahun ini.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
