
Pertandingan Barcelona vs Real Betis di La Cartuja berjalan panas bukan hanya di lapangan, tetapi juga di tribun setelah ayah Lamine Yamal terlibat keributan dengan pendukung tuan rumah.
JawaPos.com - Barcelona sukses mengamankan tiga poin krusial berkat kemenangan tipis 2-1 atas Eintracht Frankfurt, namun laga tersebut diwarnai insiden ketidakpuasan penyerang muda andalan mereka, Lamine Yamal.
Meskipun gagal menciptakan peluang gol murni sepanjang pertandingan, Yamal memberikan kontribusi signifikan dengan menyumbangkan satu assist yang diselesaikan oleh Jules Kounde. Gol tersebut memastikan kemenangan dan memperbesar peluang Blaugrana melaju ke babak delapan besar Liga Champions.
Dilansir melalui laman Marca, pemain berusia 18 tahun ini harus meninggalkan lapangan dengan dua catatan negatif. Pertama, Yamal menerima kartu kuning ketiganya di babak grup, yang secara otomatis membuatnya dilarang tampil dalam pertandingan penentu berikutnya melawan Slavia Praha pada 22 Januari 2026. Kehilangan ini dinilai substansial, mengingat Barcelona wajib menang dengan margin gol besar demi mengamankan posisi teratas grup.
"Dia memang sedikit kecewa karena diganti, namun dia sudah mengantongi kartu kuning dan tim membutuhkan pemain dengan kaki yang lebih segar, dan itu hal yang wajar," ujar Flick, dikutip melalui laman Marca, Rabu (10/12).
Kedua, Lamine Yamal menunjukan ekspresi kekecewaan yang terlihat saat ditarik keluar oleh Hansi Flick menjelang akhir laga. Pemain tersebut memperlihatkan gestur ketidaknyamanan saat duduk di bangku cadangan. Ini bukan kali pertama Yamal bereaksi negatif terhadap keputusan pergantian pemain. Menanggapi hal tersebut, Hansi Flick memilih untuk tidak memperpanjang polemik.
"Saya memahaminya, semua pemain ingin bermain 100 menit. Dia masih muda dan memiliki sikap yang baik. Saya tidak punya masalah. Saya juga pernah menjadi pemain. Saya menerima reaksinya," tegasnya.
Saat ini Yamal terlah berhasil mencatatkan delapan gol dan 10 assist dalam 17 pertandingan dan telah memiliki 1.416 menit bermain termasuk LaLiga dan Liga Champions,

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
