
Samuel Eto’o, yang baru-baru ini kembali terpilih sebagai presiden FECAFOOT (Istimewa)
JawaPos.com - Guncangan terbaru melanda dunia sepak bola Kamerun setelah mantan pelatih Marc Brys buka suara mengenai pemecatannya dan kontroversi seputar Samuel Eto’o.
Dalam pernyataannya, Brys menuduh Eto’o bersikap “narsis” dan selalu merasa paling benar, serta menyebut pencoretannya dari timnas sebagai hasil konflik kepentingan.
Samuel Eto’o, yang baru-baru ini kembali terpilih sebagai presiden FECAFOOT (federasi sepak bola Kamerun), mengambil langkah tegas setelah tim kalah dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 dan gagal melaju ke turnamen utama.
Hanya beberapa minggu sebelum Africa Cup of Nations 2025 (Afcon 2025), Marc Brys diberhentikan, dan asisten pelatih David Pagou langsung ditunjuk sebagai penggantinya.
Langkah reshuffle ini juga membuat sejumlah pemain senior seperti kiper André Onana dan kapten sekaligus striker Vincent Aboubakar dicoret dari skuad timnas Kamerun.
Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena kedua pemain tersebut sering dianggap tulang punggung timnas Kamerun.
Brys menambahkan, gaji dirinya beserta staf, meski telah dipecat, “belum dibayarkan sampai sekarang.”
Ia menggambarkan proses pemecatan sebagai “sangat agresif dan menyesatkan” dan mengungkapkan bahwa ketegangan dengan Eto’o sudah muncul sejak penunjukannya pada April 2024.
Pernyataan Brys yang menyebut Eto’o “narsis” dan “selalu merasa paling pintar” memicu reaksi keras dari pihak federasi.
Menurut Brys, kebijakan tim saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh pertimbangan politik daripada fokus pada prestasi olahraga.
Dengan pergantian pelatih dan perubahan komposisi skuad yang cukup mengejutkan, publik Kamerun, penggemar, dan media Eropa kini menanti bagaimana timnas akan tampil di Afcon 2025.
Apakah keputusan Eto’o akan menjadi titik balik positif, atau justru memperburuk krisis internal? Hanya waktu dan performa di lapangan yang bisa menjawab.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
