Jordan Henderson (kanan) bersama Brentford. (Instagram/brentford)
JawaPos.com - Pelatih Keith Andrews memberikan penghormatan kepada Igor Thiago yang dianggap sebagai 'manusia terbaik' setelah dua gol sang striker membantu Brentford meraih kemenangan atas Burnley pada Sabtu (29/11) malam.
The Bees naik ke posisi kedelapan di Liga Inggris dengan kemenangan 3-1 dalam pertandingan dramatis di Gtech Community Stadium, di mana keempat gol dicetak dalam 11 menit terakhir.
Thiago mencetak dua gol, sehingga total golnya musim ini mencapai dua digit (11), hanya Erling Haaland dari Manchester City (14) yang melampaui total golnya sejauh ini.
Pemain asal Brasil tersebut bangkit kembali setelah gagal mengeksekusi penalti di menit-menit terakhir melawan Brighton akhir pekan lalu, bukan berarti Andrews pernah meragukan kemampuannya untuk melakukannya.
"Tidak terkejut dengan responsnya," kata pelatih Brentford itu. "Dia manusia yang luar biasa, berkepribadian, dan berkarakter. Semua yang kami junjung tinggi terlihat jelas pada diri Thiago. Saya suka sekali cara dia bermain."
"Kami sangat menghormati lawan. Saya rasa penampilan mereka mungkin belum memberi mereka poin yang pantas mereka dapatkan, karena kompetisi ini sangat kejam."
"Kami membingkainya sepanjang minggu berdasarkan jenis pertandingan yang saya rasa akan terjadi. Terkadang, hasilnya tidak persis seperti itu, tetapi saya sangat menghormati cara mereka mengatur dan Scott Parker sebagai pelatih, jadi saya tahu itu akan sangat sulit."
"Hari ini akan menjadi ujian yang sangat bagus bagi kami dan kami harus berjuang keras untuk meraih kemenangan, dan pada akhirnya saya rasa kami berhasil."
Sementara itu, kekalahan keempat berturut-turut Burnley di Liga Inggris membuat mereka berada di posisi ke-19 dalam klasemen dan berjarak satu poin dari zona aman.
The Clarets berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Zian Flemming pada menit ke-85, tetapi Scott Parker menyesali hilangnya konsentrasi timnya.
"Kami bangkit dan menunjukkan karakter yang sesungguhnya untuk menyamakan kedudukan 1-1 dan yang bisa saya kritik saat ini adalah kami kebobolan gol dalam waktu 30 detik setelah mencetak gol," ujarnya.
"Hal ini terjadi beberapa kali tahun ini, jadi ini jelas merupakan sesuatu yang telah kami upayakan atau coba pahami, tetapi saya rasa di situlah rasa frustrasi muncul hari ini."
"Kita bisa menerima kekalahan di kompetisi ini, Anda bisa menerima kekalahan dalam pertandingan tertentu, tetapi saya pikir rasa frustrasi dan sakit hati datang hanya dengan (apa yang terjadi di) tahap akhir."
"Skuad ini masih sangat muda, dan ada pepatah terkenal yang mengatakan bahwa kita mungkin berada di titik terlemah saat mencetak gol. Di saat-saat seperti itu, kita menerima pukulan-pukulan keras. Kita bahkan tidak menerima pukulan kecil, kita menerima pukulan-pukulan yang sangat keras."

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
