Pep Guardiola. (Dok. Manchester City)
JawaPos.com - Pep Guardiola mengingatkan rival Manchester City bahwa jalan masih panjang musim ini, meski The Citizens menelan kekalahan 2-1 dari Newcastle United pada Minggu (23/11) dini hari WIB.
Man City kembali dari jeda internasional dengan selisih empat poin di belakang Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris, dengan peluang untuk memangkas keunggulan The Gunners menjadi satu poin sebelum mereka menghadapi Tottenham Hotspur.
Namun, Harvey Barnes mencetak gol di babak kedua dan tendangan voli Ruben Dias dalam tujuh menit babak kedua menentukan pertandingan, setelah kedua tim kehilangan beberapa peluang bagus di babak pertama.
Man City kini bisa tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen (Arsena) setelah 12 pertandingan. Sementara empat kekalahan mereka adalah yang terbanyak pada tahap musim Liga Inggris ini sejak 2013/2014 (juga empat).
Itu juga merupakan kekalahan terbanyak yang pernah dialami tim asuhan Guardiola dalam 12 pertandingan pertama liga, tetapi ia belum panik.
"Kami memberikan segalanya," ujar Guardiola. "Kami ingin melangkah maju seperti yang telah kami lakukan dalam dua bulan terakhir, tetapi ini bukan tempat yang mudah untuk dicapai setelah jeda internasional."
"Pertandingan itu ketat, dengan banyak peluang bagi kedua tim. Gigio bermain luar biasa. Kami kehilangan banyak peluang, lalu kami kebobolan gol di babak kedua."
"Ada lebih banyak peluang bagi kedua belah pihak, tetapi kami tidak bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Perjalanan masih sangat panjang."
Babak pertama pertandingan menampilkan tujuh peluang besar, sebagaimana didefinisikan oleh Opta, dengan empat jatuh ke Newcastle dan tiga ke tangan Man City. Sementara kedua tim menggabungkan total 2,59 gol yang diharapkan (xG) sebelum jeda (1,18 untuk Newcastle, 1,41 untuk Man City).
Itu adalah peluang besar terbanyak yang pernah tercatat (sejak 2010/2011) dan total xG non-penalti tertinggi (sejak 2012/2013) di babak pertama Liga Inggris tanpa gol.
Erling Haaland melewatkan dua peluang terbesar Man City, gagal dalam percobaan melambungkan bola ke arah Nick Pope. Lalu, melepaskan tembakan tepat ke arah kiper dari umpan tarik Nico O'Reilly, dan Matheus Nunes yakin hasil tersebut ditentukan oleh selisih gol yang tipis.
"Saya pikir hasilnya bisa berbeda. Kami punya banyak peluang yang bisa kami konversi, dan kami akan membicarakan pertandingan yang berbeda," kata Nunes.
"Tapi, inilah sepak bola. Bukan kami yang mengambil peluang kami, melainkan mereka yang mengambil peluang mereka. Begitulah adanya."
"Hari ini bukan hari kami. Kalau hari lain, kami akan memasukkan semua bola ke gawang dan seperti yang saya bilang, hasilnya pasti berbeda. Saya rasa tidak ada penjelasan ajaib."

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
