Adu prestasi calon pelatih Timnas Indonesia Timur Kapadze vs Bojan Hodak (Instagram.com/@uzbekistanfa @liga1match)
JawaPos.com - Rumor dua nama calon pelatih Timnas Indonesia kembali muncul. Kali ini pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dan mantan pelatih Uzbekistan Timur Kapadze.
Setelah mampu membawa Persib Bandung mengalahkan Selangor di ACL 2, nama Bojan Hodak mendadak dikabarkan menjadi kandidat kuat pelatih timnas Indonesia selanjutnya. Kabar burung menyebut bahwa sejumlah Exco PSSI senang dengan prestasi sang pelatih dan menginginkannya sebagai nahkoda baru Skuad Garuda.
Sementara itu Timur Kapadze, legenda Uzbekistan baik sebagai pemain maupun pelatih juga menjadi yang teratas sebagai calon pelatih Indonesia. Rumor semakin kencang setelah dirinya mengundurkan diri dari jabatan asisten pelatih Timnas Uzbekistan untuk Piala Dunia 2026. Kapadze sendiri sedang menunggu tawaran dari pihak lain baik klub maupun timnas, termasuk Indonesia.
Lalu, bagaimana perbandingan prestasi Bojan Hodak dan Timur Kapadze?
Merujuk data Transfermarkt, pelatih asal Kroasia malang melintang di persepakbolaan ASEAN. Kamboja, Malaysia, dan Indonesia pernah ia sambangi untuk menjadi pelatih kepala.
Namun, di Negeri Jiran-lah nama Bojan berkibar dan menghabiskan waktu karier terlama. Kuala Lumpur, Penang, Kelantan, hingga raksasa Johor Darul Tazim pernah ia nahkodai. Sementara PSM Makassar dan Persib Bandung menjadi dua tim sang pelatih di Indonesia.
Sejumlah prestasi utama di sepak bola Malaysia pernah ia raih yakni 2x juara Liga Super, 2x FA Cup, 1x Piala Super, dan 2x Piala Malaysia. Di level timnas, Malaysia U-19 pernah dibawa menjuarai Piala AFF U-19 2018 yang saat itu digelar di Indonesia.
Sedangkan di luar Malaysia, Bojan Hodak meraih juara Liga Kamboja di Phnom Penh Crown pada 2011 dan 2x juara Liga Indonesia bersama Persib Bandung secara back to back.
Timur Kapadze banyak habiskan karier kepelatihan sebagai pelatih Timnas Uzbekistan. Mengawali karier sebagai pelatih interim timnas pada 2018, dirinya kemudian menjabat pelatih kepala pada tahun 2022. Sementara di level klub, Kapadze hanya pernah menjadi asisten pelatih klub Loko Tashkent pada 2018 dan 2020.
Prestasi terbesarnya bersama Timnas Uzbekistan yakni saat meraih gelar CAFA Nations Cup 2025 dan lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kali sepanjang sejarah.
Namun, Federasi Sepak Bola Uzbekistan mengganti posisinya sebagai pelatih kepala di Piala Dunia 2026 dengan legenda Italia, Fabio Cannavaro. Timur Kapadze sendiri turun jabatan menjadi asisten pelatih.
Kini, dengan status free agent setelah mengundurkan diri dari Timnas Uzbekistan, membuatnya berpeluang menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
