
Postecoglou incar trofi perdana bersama Nottingham Forest. (@europaleague/Instagram)
JawaPos.com-Pelatih asal Australia Ange Postecoglou membuat pengakuan mengejutkan terkait masa kepelatihan di Tottenham Hotspur.
Meskipun berhasil mempersembahkan gelar Liga Europa, Postecoglou ternyata sudah mengetahui akan dipecat bahkan sebelum laga final berlangsung.
Saat ini, pelatih berusia 60 tahun itu resmi menukangi Nottingham Forest dengan ambisi besar meraih kesuksesan baru. Dilansir dari Daily Mail, Postecoglou mengungkap bahwa dirinya telah sadar mengenai pemecata dari Spurs jauh sebelum final Liga Europa. Meskipun demikian, Postecoglou tetap menikmati momen manis usai menjuarai kompetisi Eropa itu.
“Kami menangkan trofi dan melakukan parade, itu tiga hari yang luar biasa, meski saya tahu sudah selesai,” ucap Postecoglou.
Pemecatan itu disebut Postecoglou murni keputusan manajemen klub. Postecoglou menegaskan tidak ingin mengotori kebahagiaan para suporter Spurs yang selama ini selalu memberikan dukungan penuh.
“Kami memang membuat fans melalui masa-masa sulit, tapi tak ada fan Spurs yang saya temui yang tidak ingin memeluk saya dan mengundang makan malam. Itu alasan kami melakukan ini,” ujar Postecoglou.
Saat ini, Postecoglou memulai babak baru sebagai pelatih Nottingham Forest. Dalam konferensi pers perkenalan di City Ground, Postecoglou tampil percaya diri dan penuh humor.
Postecoglou bahkan menegaskan siap menantang diri sendiri untuk langsung menghadirkan trofi di musim pertama.
“Tentu saya bisa memenangkan trofi di tahun pertama. Saya mungkin harus melakukannya agar mendapat tahun kedua,” kata Postecoglou.
Dukungan penuh dari pemilik klub, Evangelos Marinakis menjadi salah satu alasan Postecoglou menerima tawaran Forest. Postecoglou menilai ambisi besar klub didukung tindakan nyata, sehingga menciptakan kondisi ideal untuk bekerja.
“Setiap klub ingin sukses, tetapi dari apa yang saya lihat sejak presiden (Evangelos Marinakis) mengambil alih klub, ambisinya selalu jelas dan dibuktikan dengan aksi nyata. Inilah kondisi sempurna untuk saya,” jelas Postecoglou.
Postecoglou juga menegaskan filosofi sepak bolanya tidak berubah. Pelatih itu ingin tim bermain menyerang, mencetak banyak gol, sekaligus memberikan kebahagiaan kepada suporter.
“Klub hanya ada untuk membawa kegembiraan bagi fans. Itulah satu-satunya yang saya pedulikan,” tegas Postecoglou.
Meskipun dipecat Spurs dengan cara yang mengejutkan, Ange Postecoglou saat ini fokus bersama Nottingham Forest dengan tujuan meraih trofi, menghadirkan momen bersejarah, dan membawa kebanggaan bagi para pendukung setia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
