Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 04.36 WIB

Mantan Gelandang Arsenal Granit Xhaka Ungkap Alasan Pilih Sunderland: Ingin Menderita demi Karier Manajer Masa Depan

Granit Xhaka saat membela Arsenal. (Dok. Granit Xhaka) - Image

Granit Xhaka saat membela Arsenal. (Dok. Granit Xhaka)

JawaPos.com - Keputusan mengejutkan diambil Granit Xhaka pada bursa transfer musim panas ini.

Mantan gelandang Arsenal tersebut memilih bergabung dengan Sunderland dengan alasan yang tak biasa. Xhaka mengaku ingin merasakan penderitaan sebagai bekal menuju karier manajerial di masa depan.

Dilansir dari Daily Mail (22/8), Granit Xhaka resmi menandatangani kontrak bersama Sunderland dengan biaya transfer mencapai £17 juta (sekitar Rp372 miliar) sejak 14 Agustus. Gelandang asal Swiss berusia 32 tahun itu datang setelah sukses besar di Bayer Leverkusen, termasuk meraih gelar Bundesliga.

Meskipun belum pernah tampil dalam laga resmi, pelatih Sunderland, Regis Le Bris langsung mempercayakan ban kapten kepadanya.

Keputusan tersebut terbayar ketika Sunderland mengawali langkah di Premier League dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas West Ham di Stadium of Light, Sabtu (16/8).

Gol dari Eleiezer Mayenda, Daniel Ballard, dan Wilson Isidor memastikan kembalinya The Black Cats ke kasta tertinggi berjalan mulus.

Dalam wawancara dengan media Swiss, Blick, Xhaka menjelaskan alasan di balik keputusannya.

“Saya percaya pengalaman di Sunderland akan sangat berguna untuk masa depan saya. Saya ingin berkarier sebagai pelatih. Karena itu penting untuk merasakan momen-momen penderitaan dan solidaritas,” ujarnya.

Xhaka juga menegaskan tidak akan menyesali pilihannya meski Sunderland termasuk kandidat kuat degradasi.

“Di sini orang-orang benar-benar hidup, bernapas, dan menderita demi sepak bola. Saya tidak akan menyesali keputusan ini apa pun yang terjadi,” tambahnya.

Xhaka bahkan menyebut debut di kandang Sunderland sebagai salah satu dari tiga momen terbaik sepanjang kariernya.

Le Bris pun memuji kontribusi Xhaka yang bermain bersama Noah Sadiki dan Habib Diarra di lini tengah. Menurutnya, kombinasi dua pemain muda bertenaga dengan pengalaman Xhaka memberikan keseimbangan taktis yang dibutuhkan Sunderland untuk bersaing di Premier League.

Xhaka saat ini siap memimpin Sunderland menghadapi tantangan berat musim ini, termasuk laga tandang kontra Burnley akhir pekan depan.

Dengan tekad dan pengalamannya, sang kapten baru diyakini mampu membawa The Black Cats bertahan di Premier League sekaligus mematangkan langkahnya menuju kursi manajerial di masa depan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore