
Eks penyerang timnas Zimbabwe Tendai Ndoro meninggal di usia 40 tahun. (@TFGSoccerClub/X).
JawaPos.com-Kabar duka datang dari dunia sepak bola Afrika. Mantan striker timnas Zimbabwe Tendai Ndoro, meninggal dunia pada usia 40 tahun setelah berjuang lama melawan penyakit.
Ndoro ditemukan tidak bernyawa di apartemennya di Johannesburg, Afrika Selatan. Kabar meninggalnya Tendai Ndoro dikonfirmasi oleh klub lamanya, Orlando Pirates yang menyampaikan rasa duka cita melalui pernyataan resmi.
“Klub Sepak Bola Orlando Pirates sangat berduka atas meninggalnya mantan penyerang kami, Tendai Ndoro (2015–2017). Klub menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, teman, dan orang-orang terdekatnya di masa sulit ini,” tulis pihak klub melalui akun X resminya pada Selasa (19/8).
Menurut laporan Foot Africa, Ndoro wafat setelah berjuang lama menghadapi penyakit yang memengaruhi penglihatan dan kondisi fisiknya.
Sang pemain sempat mengalami pemulihan singkat usai menjalani operasi, tetapi kesehatannya kembali memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.
Ndoro lahir di Bulawayo, Zimbabwe dan mulai dikenal ketika memperkuat Chicken Inn FC di liga domestik pada 2011–2013.
Dilansir dari Daily Mail, performa impresifnya mengantarkan Ndoro berkarir di Afrika Selatan bersama Black Aces dan kemudian bergabung dengan Orlando Pirates pada 2015.
Selanjutnya, Ndoro juga sempat berkiprah di luar negeri bersama Al-Faisaly di Arab Saudi sebelum kembali ke Afrika Selatan membela Ajax Cape Town serta Highlands Park, lalu menutup karirnya di klub Oman, Al-Orouba.
Selama karir internasionalnya, Ndoro mencatat 14 penampilan bersama timnas Zimbabwe dari 2013 hingga 2017 dengan torehan lima gol. Ndoro juga sempat dipanggil membela negaranya di ajang Piala Afrika 2017, meski Zimbabwe harus tersingkir di fase grup.
Salah satu momen puncak karirnya terjadi pada musim 2016/2017, ketika Ndoro hampir meraih penghargaan Sepatu Emas Liga Afrika Selatan berkat ketajamannya mencetak gol.
Kepergian Tendai Ndoro di usia yang relatif muda meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola Afrika. Hingga saat ini, penyebab pasti kematiannya masih dalam proses investigasi dan belum diumumkan secara resmi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
