
Antony. (dok. Betis)
JawaPos.com-Karir Antony bersama Manchester United memasuki fase tak menentu. Setelah tampil mengesankan dalam masa peminjaman di Real Betis musim lalu, pemain asal Brasil itu berharap bisa bertahan di Spanyol.
Namun harapan tersebut terbentur satu kendala besar rumitnya proses negosiasi antara kedua klub. Itu tak lepas dari tekanan finansial dan regulasi Premier League.
Dengan torehan sembilan gol dan lima assist dari 26 penampilan di semua ajang bersama Real Betis, Antony seakan menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Penampilannya cukup untuk memikat pelatih Manuel Pellegrini dan manajemen Betis.
Namun, harga jual yang dipasang Manchester United dan keterbatasan dana klub Spanyol membuat situasi menjadi serba pelik.
Antony memang bukan bagian dari rencana pelatih baru Manchester United Ruben Amorim. Sang winger dianggap gagal memenuhi ekspektasi selama dua musim di Old Trafford.
Bahkan, sejak Januari lalu, Antony lebih sering terlihat mengenakan seragam hijau-putih Betis ketimbang berbaju merah United. Tapi untuk menjadikannya permanen, Real Betis harus memutar otak ekstra.
Masalahnya, United hanya bersedia melepas sang pemain jika ada tawaran senilai minimal 32,5 juta Pounds. Nilai itu penting agar klub tidak mencatatkan kerugian dalam neraca keuangan mereka, sesuai regulasi profit and sustainability Premier League.
Sementara itu, Real Betis gagal lolos ke Liga Champions musim depan yang berdampak besar pada pemasukan mereka. Direktur olahraga Real Betis Manu Fajardo, akhirnya angkat bicara mengenai proses transfer Antony. Dalam wawancara dengan media lokal Estadio Deportivo, dia mengakui bahwa upaya mempertahankan pemain 25 tahun itu adalah operasi yang sangat kompleks.
“Kita semua harus menyadari bahwa ini bukan transaksi yang mudah. Melihat performa Antony dan bagaimana dia cocok dengan tim ini, tentu kami ingin melanjutkan kerja sama. Tapi semua pihak juga harus realistis,” kata Fajardo.
Fajardo menambahkan bahwa saat ini Betis belum menyerah. Klub masih mencoba berbagai cara untuk membawa Antony kembali ke Benito Villamarín, termasuk opsi peminjaman lanjutan.
“Kami akan memainkan kartu kami dengan penuh kerendahan hati. Selama Antony belum berkomitmen ke klub lain, kami akan tetap berusaha,” ujar Manu Fajardo.
Masalah finansial memang jadi titik berat. Selain tidak masuk Liga Champions, Real Betis juga memiliki prioritas lain dalam memperkuat skuad. Fajardo menyebut pentingnya menjaga keseimbangan neraca keuangan klub.
“Yang paling penting juga adalah keberlanjutan klub. Kami akan mencoba kreatif seperti biasanya,” jelas Manu Fajardo.
Di sisi lain, Manchester United tentu berada dalam posisi dilematis. Mereka membutuhkan dana segar dari penjualan pemain untuk memperkuat skuad sesuai visi Amorim. Namun melepaskan Antony di bawah harga beli bisa membuat laporan keuangan mereka berantakan.
Antony sudah beberapa kali menyatakan keinginan bertahan di Spanyol. Dalam wawancara pasca laga akhir musim lalu, dia menyebut suasana di LaLiga lebih cocok untuknya, baik dari sisi gaya bermain maupun tekanan media.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
