
Cristian Chivu pelatih baru Inter Milan. (ONEFOOTBALL)
JawaPos.com - Inter Milan segera memulai era baru dengan menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih kepala, menggantikan Simone Inzaghi yang memilih hengkang ke Al-Hilal setelah gagal mempersembahkan trofi musim lalu, termasuk kekalahan telak 0-5 di final Liga Champions melawan PSG. Menurut laporan Tuttosport, dikutip Minggu (8/6), Chivu akan tetap mempertahankan sistem permainan yang telah dibangun Inzaghi.
Mantan bek Timnas Rumania itu dikenal menggunakan formasi 3-5-2 saat menangani Parma, sama seperti formasi andalan Inzaghi selama melatih Nerazzurri. Ia juga kerap menurunkan dua penyerang sejajar di lini depan, sebuah pendekatan yang sudah familiar bagi skuat Inter.
Namun, meski awalnya tidak akan melakukan perubahan besar, Chivu diprediksi akan secara perlahan membawa sentuhan pribadinya ke dalam tim. Untuk ajang Piala Dunia Antarklub yang sudah di depan mata, pelatih 44 tahun itu akan memaksimalkan sistem yang sudah dikenal pemain agar proses adaptasi berjalan cepat.
Chivu belum bisa langsung diperkenalkan secara resmi karena masih harus menyelesaikan kontraknya bersama Parma. Namun, sejumlah media Italia menyebut peresmian ini hanya tinggal menghitung hari dan akan diumumkan awal pekan depan.
Menurut Corriere della Sera, Chivu tidak akan langsung menggelar konferensi pers usai diresmikan sebagai pelatih baru Inter. Pasalnya, waktu persiapan sangat terbatas. Skuat Inter dijadwalkan kembali berlatih pada hari Senin dan hanya memiliki dua hari sebelum terbang ke Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia Antarklub.
Meski demikian, Chivu dipastikan akan berbicara di hadapan media setibanya di Amerika. Penunjukan Chivu mendapat dukungan penuh dari legenda Inter, Marco Materazzi. Ia menyebut mantan rekan setimnya itu sebagai sosok ideal untuk memimpin Nerazzurri setelah masa Inzaghi yang dinilai menyia-nyiakan peluang meraih Scudetto.
"Saya tidak ragu, Chivu adalah orang yang tepat untuk Inter. Dia menunggu momen yang tepat untuk meraih pekerjaan impiannya. Dia sempat mendapat banyak tawaran, tapi dengan cerdas menanti kesempatan terbaik," tegas Materazzi kepada La Gazzetta dello Sport.
Materazzi, yang bersama Chivu meraih Treble Winners di bawah Jose Mourinho pada 2010, juga berharap mantan bek itu bisa mengembalikan semangat Interisme ke dalam tim setelah kekalahan menyakitkan di final Liga Champions. "Siapa yang lebih pantas dari seorang Interista yang pernah mengangkat trofi Liga Champions untuk membangunkan tim ini? Yang dibutuhkan Inter sekarang adalah semangat Interisme yang sesungguhnya," ungkap Materazzi.
Materazzi juga menyoroti potensi besar gelandang Davide Frattesi, yang diyakini bisa tampil lebih tajam di bawah arahan Chivu. "Frattesi punya potensi cetak 8 hingga 10 gol semusim. Dia mencetak gol ke gawang Bayern dan Barcelona, tak banyak pemain seperti dia. Chivu bisa memaksimalkan bakatnya," jelasnya.
Sebagai penutup, Materazzi berbagi kisah menarik tentang Chivu semasa masih bermain, menggambarkan karakter kuat dan semangat bertandingnya yang tak pernah padam. "Saya masih ingat saat kami menghadapi Lazio di semifinal Coppa Italia. Kami tampil dengan banyak pemain pelapis, dan saya serta Chivu bermain bersama di jantung pertahanan. Goran Pandev benar-benar dihajar. Tapi itu menunjukkan betapa besarnya hati yang dimiliki Chivu," kenangnya sambil tertawa.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
