
Kapten Timnas Italia Gianluigi Donnarumma. (Dok. Gianluigi Donnarumma)
JawaPos.com- Tim nasional Italia harus rela mengalami kekalahan saat menghadapi Norwegia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Laga yang berakhir dengan skor 0-3 tersebut dimainkan di Ullevaal Stadion, Oslo, Sabtu (7/6).
Gianluigi Donnarumma tidak mampu berbuat apa-apa, saat gawangnya harus dibobol Alexander Sorloth, Antonio Nusa, dan Erling Haaland. Dari statistik permainannya yang melansir Fotmob, dia hanya melakukan satu penyelamatan.
Kebobolan tiga gol menjadi bukti bahwa lini belakang Timnas Italia tidak sedang baik-baik saja. Sejak laga perempat final melawan Jerman, Maret lalu, Gianluigi Donnarumma sudah kebobolan delapan gol dari tiga pertandingan.
Kiper sekaligus kapten Timnas Italia itu mengakui bahwa laga melawan Norwegia membuatnya tidak mampu berkutik.
"Saya tidak bisa berkata-kata. Kami perlu memperhatikan penampilan malam ini dan meningkatkannya, para penggemar kami tidak pantas menerima ini," ucap Donnarumma setelah pertandingan mengutip dari laman resmi FIGC.
Sebagai kapten, Donnarumma berusaha untuk terus menjaga kekompakan tim dan mencari solusinya bersama-sama agar Timnas Italia bisa kembali ke jalur kemenangan.
"Kami perlu memeriksa hati nurani kami, kami perlu keluar dari malam-malam ini bersama-sama. Kami harus menemukan kekuatan karena kami adalah Italia," lanjut kiper yang baru saja meraih gelar Liga Champions perdananya bersama Paris Saint-Germain.
Donnarumma enggan untuk mencari siapa yang harus disalahkan, karena semua pemain harus bertanggung jawab atas hasil buruk lawan Norwegia.
"Pertandingan seperti ini tidak dapat diterima, semua orang harus bertanggung jawab. Kami harus lebih bersatu dari sebelumnya, kami membutuhkannya," tandas kiper berusia 26 tahun tersebut.
Di laga selanjutnya, Gli Azzurri akan menghadapi Moldova di Mapei Stadium, Selasa (10/6). Jika mampu mengalahkan Moldova, Italia bakal meraih tiga poin perdana di Grup I.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
