Hansi Flick dan Lamine Yamal (Dok. Instagram @hansiflick_officialy)
JawaPos.com – Lamine Yamal sekali lagi terbukti menjadi pemain kunci bagi Barcelona kali ini di pertandingan sepak bola terbesar.
Dilansir dari laman World Soccer Talk pada Senin (12/5), dalam pertarungan penting melawan Real Madrid yang berdampak besar pada perebutan gelar LaLiga, pemain berusia 17 tahun itu kembali menampilkan penampilan yang luar biasa.
Meskipun Barca sempat tertinggal 0-2 di kandang sendiri, Barcelona bangkit dengan gemilang dengan hasil akhir 4-3 dan Yamal memainkan peran penting.
Pemain sayap muda itu terus mengancam dengan dribelnya dan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-32, dengan tenang menyelesaikannya ke tiang jauh untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hansi Flick juga turut memuji akan kehebatan akan sosok pemain termuda tersebut.
"Percayalah, dia bukan anak kecil. Dia bermain dengan sangat baik, dia percaya diri dan dia yakin dengan apa yang bisa dia lakukan, sekaligus dia merupakan pemain yang cerdas," ungkap Hansi Flick.
Perjalanan Barcelona tidak selalu mulus, pekan lalu anak asuh Hansi Flick harus terpaksa tersingkir dari Liga Champions 2025 usai ditekuk Inter Milan lewat perpanjangan waktu yang melelahkan, hal itu sekaligus menjadi pukulan telak bagi klub.
Flick memuji bukan hanya sebagai wali atau kolektif tim, tetapi juga mentalitas dan kedewasaan Yamal untuk dapat bangkit kembali dalam pertandingan La Liga yang penting.
"Bagi saya, penting bagi pemain untuk kembali fokus setelah pertandingan melawan Inter untuk terus mempersiapkan pertandingan penting selanjutnya saat melawan Real Madrid. Yamal melakukannya dengan baik. Ia kembali menjadi pemain penting hari ini. Dia membawa kami bangkit dengan golnya, gol yang sangat penting, dengan usianya yang baru 17 tahun, dia buka sembarang pemain, dia benar-benar oemain berkualitas tinggi, dan inilah yang kami inginkan darinya," tambah Hansi Flick.
Musim 2024–25 benar-benar menjadi tahun yang luar biasa bagi Lamine Yamal. Ia berhasil mencetak 16 gol dan 24 assist dalam 52 penampilan di semua kompetisi. Angka yang sangat mengagumkan untuk seorang remaja berusia 17 tahun. Namun pengaruhnya tidak hanya sebatas statistik, terutama dalam pertandingan berisiko tinggi seperti El Clasico.
Saat pertandingan Barcelona dan Real Madrid saling berhadapan empat kali pada musim ini, dimana 2 kali di La Liga, 1 kali di Final Copa del Rey, dan 1 kali di Final Piala Super Spanyol. Barca menang dalam keempat pertemuan tersebut dan Yamal menjadi pemain dominasi tim.
Lamine Yamal mencetak 1 gol dalam kedua pertandingan La Liga, memberikan 2 assist di final Copa del Rey, dan menambah 1 gol di Piala Super, itu membuat catatan pribadinya di El Clasico musim ini menjadi 3 gol dan 2 assist dalam empat penampilan keseluruhan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
