
Jamie Vardy saat bermain untuk Leicester City. (Sumber foto: Instagram/@vardy7)
JawaPos.com - Jamie Vardy resmi mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan Leicester City pada akhir musim ini. Pengumuman mengejutkan itu datang pada Kamis (24/4), dan langsung memicu gelombang penghormatan dari para penggemar di seluruh dunia. Di usia 38 tahun, Vardy menutup salah satu kisah paling luar biasa dalam sejarah Liga Inggris sebuah perjalanan dari pemain non-liga menjadi legenda sejati sepak bola Inggris.
Dalam 13 tahun membela The Foxes, Vardy telah mencatatkan sejarah yang tak akan mudah dilupakan. Ia adalah motor utama di balik keajaiban Leicester City saat menjuarai Liga Inggris musim 2015/2016, sebuah momen yang diibaratkan sebagai dongeng dalam dunia sepak bola modern. Tak hanya itu, ia juga meraih gelar Pemain Terbaik Liga Inggris di musim yang sama dan menyabet Golden Boot pada musim 2019/2020.
Koleksi trofi Vardy bersama Leicester kian lengkap dengan raihan Piala FA pada 2020/2021, Community Shield, serta gelar juara Championship di musim 2023/2024 yang membawa Leicester kembali ke kasta tertinggi.
Bukan hanya pahlawan lokal, Vardy juga telah menjadi ikon Liga Inggris selama lebih dari satu dekade terakhir. Sosoknya dikenal sebagai striker yang tak pernah lelah berlari, tak kenal kompromi, dan selalu memberikan segalanya di lapangan. Perjalanan kariernya yang unik membuatnya dicintai, dikagumi, bahkan dibenci oleh lawan, namun tetap dihormati sebagai legenda.
Leicester City mengumumkan perpisahan ini lewat unggahan di Instagram, yang langsung dibanjiri komentar haru dari fans. Ada pula yang menyuarakan harapan agar Vardy mendapat penghargaan khusus.
Vardy sendiri masih berpeluang mencapai dua pencapaian istimewa sebelum resmi mengakhiri kariernya di Leicester. Ia saat ini mencatatkan 496 penampilan dan 198 gol untuk klub. Dengan empat pertandingan tersisa, ia bisa menutup kariernya dengan 500 laga dan mungkin, 200 gol. Ia juga punya peluang mencatatkan musim kedelapan dengan dua digit gol di Premier League.
Spekulasi mengenai masa depannya pun bermunculan. Vardy dikabarkan tertarik untuk mencoba petualangan baru di Amerika Serikat, atau bahkan bergabung dengan klub Liga Inggris yang tengah naik daun, Wrexham.
Vardy diboyong Leicester dari klub non-liga Fleetwood Town dengan harga hanya GBP 1 juta. Investasi kecil itu kini telah menjelma menjadi kisah legendaris yang tak ternilai.
Akhir dari era Vardy di Leicester mungkin sudah dekat, tapi warisan dan kisahnya akan terus hidup sebagai simbol dari mimpi besar yang menjadi nyata di dunia sepak bola.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
