
Rivalitas antara Manchester United vs Liverpool. (Ian Hodgson via Daily Mail)
Meskipun kemalangan seperti itu telah berkurang dengan menurunnya hooliganisme, itu tidak berarti bahwa kebencian kedua kelompok sedikit pun menurun.
Terakhir bertemu kedua tim terjadi pada 2009 silam, ketika Millwall bertandang ke Upton Park dalam pertandingan Piala Liga, duel keduanya menyebabkan kerusuhan nyata di area London, sama seperti kebencian yang muncul sejak perseteruan Millwall dan West Ham.
2. Aston Villa vs Birmingham City
Derby Birmingham atau sering dikenal Second City Derby pertama kali diadakan pada tahun 1879, sejak itu kebencian antara Aston Villa dan Birmingham City semakin meningkat pesat, dengan kedua kelompok penggemar fanatik menganggap satu sama lain sebagai rival terbesar.
Kedua tim saling berhadapan lebih dari 100 kali, dengan Villa telah meraih kemenangan terbanyak dalam pertemuan sengit duel ini.
Villa dan Birmingham belum pernah saling berhadapan sejak 2019, tahun terakhir kedua belah pihak berkompetisi di divisi yang sama, di Championship. Sejak itu, Villa merasakan kejayaan Liga Champions sementara Birmingham harus terdegradasi ke Liga Satu.
Pertemuan terakhir mereka akan masih membekas dalam ingatan sebagian besar pecinta sepak bola Inggris. Pada tahun tersebut, Jack Grealish mencetak gol kemenangan dalam kemenangan 1-0 atas Birmingham.
Namun, dalam jalannya laga terjadi insiden yang paling diingat karena penonton dari Birmingham City masuk lapangan pada babak pertama, kemudian meninju Grealish, yang membuat golnya semakin manis bagi para penggemar Villa pada hari itu.
1. Liverpool vs Manchester United
Terkadang dikenal sebagai derby Barat Laut dalam kaitannya dengan posisi geografis, setiap pertemuan antara Liverpool dan Manchester United sering dianggap sebagai salah satu rivalitas terbesar dalam sepak bola Inggris.
Sepanjang era Liga Inggris selama bertahun-tahun, kedua klub sering bersaing satu sama lain untuk memperebutkan penghargaan besar mahkota tertinggi Liga Primer.
Sejak tahun 1890-an, The Reds dan Setan Merah telah berhadapan lebih dari 200 kali dan keduanya menghasilkan kombinasi 39 gelar liga yang membuktikan dominasi dua tim merah sekaligus raksasa The Land of Hope and Glory.
Perolehan seperti itu hanya semakin memicu persaingan, dengan Liverpool dan Manchester United sama-sama menikmati masa sebagai kekuatan dominan dalam sepak bola Inggris bahkan Eropa.
Bentrok kedua tim pada tahun 2012 mungkin akan teringat di kepala penikmat sepak bola modern keika Luis Suarez menolak untuk berjabat tangan dengan Patrice Evra, setelah melakukan pelecehan rasial. Hal ini menjadai ramai di media Inggris saat itu.
Pada tahun 2023, Liverpool menorehkan kemenangan terbesar mereka dalam rivalitas ini dengan mengalahkan Manchester United 7-0 di Anfield.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
