Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Maret 2025 | 22.51 WIB

Andre Onana Ungkap Tantangan Bermain di Manchester United, Meski Dapat Peringatan dari Romelu Lukaku dan Henrikh Mkhitaryan

Kiper Manchester United Andre Onana. (Paul Ellis/AFP via Jawa Pos) - Image

Kiper Manchester United Andre Onana. (Paul Ellis/AFP via Jawa Pos)

JawaPos.com- Andre Onana kembali memperkuat Timnas Kamerun dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Eswatini yang berakhir dengan skor 0-0 di Mbombela Stadium, Afrika Selatan, pekan lalu. Kiper Manchester United itu kembali mengawal gawang dalam laga selanjutnya saat Kamerun meraih kemenangan 3-1 atas Libya di Stade Ahmadou Ahidjo.

Dengan hasil tersebut, Timnas Kamerun kini berada di peringkat kedua Grup D dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia mereka. Pasukan Marc Brys mengoleksi tiga kemenangan dan tiga hasil imbang dari enam pertandingan, hanya terpaut satu poin dari pemimpin grup, Tanjung Verde.

Andre Onana bergabung dengan Manchester United setelah sukses bersama Ajax dan Inter Milan. Ia direkrut untuk menggantikan legenda klub, David de Gea, di bawah asuhan Erik ten Hag. Namun, perjalanan Onana di Old Trafford tidak selalu mulus, dengan beberapa kali mendapat kritik akibat kesalahannya di lapangan.

Dalam wawancara dengan Le Media Carre, Onana mengungkapkan bahwa sebelum pindah ke United, ia sempat berbicara dengan Henrikh Mkhitaryan dan Romelu Lukaku, dua mantan pemain Setan Merah. Lukaku bahkan memperingatkannya bahwa United adalah klub yang rumit dan menekankan bahwa segalanya di sana sangat bergantung pada kekuatan mental.

"No, itu tidak membebani saya. Ini adalah Manchester United. Saya sudah menyadari kesulitannya. Saya berbicara dengan Mkhitaryan ketika masih di Inter. Lukaku juga terus mengatakan bahwa ini adalah klub yang rumit dan semuanya sangat bergantung pada mentalitas," ujar Onana.

Meskipun mendapat peringatan tersebut, Onana tetap mantap menerima tantangan besar di United.

Sebelum bergabung dengan Manchester United, Onana sempat menarik perhatian banyak klub besar Eropa. Namanya mulai mencuat saat bersinar bersama Ajax, di mana performa impresifnya membuat beberapa klub seperti Arsenal dan Chelsea tertarik untuk merekrutnya. Namun, Onana tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

"Saya memiliki tawaran dari Monaco, Nice, Atletico Madrid, Chelsea, dan Arsenal," ungkap Onana dalam wawancara dengan Le Media Carre.

Bahkan, ia hampir bergabung dengan Lyon setelah melakukan pembicaraan intensif dengan petinggi klub tersebut. 

"Saya berbicara dengan presiden dan direktur teknis. Negosiasi sudah cukup jauh," tambahnya.

Namun, alih-alih pindah ke Prancis atau Inggris saat itu, Onana memilih untuk belajar bahasa Italia sebuah keputusan yang mengisyaratkan ketertarikannya pada Serie A. Tak lama setelahnya, ia resmi bergabung dengan Inter Milan, di mana ia menunjukkan performa luar biasa dan membawa klub tersebut ke final Liga Champions.

Keberhasilan di Inter membuat Onana kembali dilirik oleh klub-klub besar. Kali ini, Manchester United datang dengan tawaran serius, dan Onana merasa bahwa ini adalah waktu yang tepat baginya untuk menerima tantangan baru di liga yang lebih kompetitif.

Onana menegaskan bahwa meskipun United saat ini mengalami masa sulit, ia tetap bangga menjadi bagian dari salah satu klub terbesar di dunia.

"Tapi, bagaimanapun juga, ini adalah klub yang fantastis. Dari segi hasil, situasinya memang sedikit rumit saat ini, tetapi klub ini sangat besar. Beberapa pemain bahkan menulis pesan kepada saya, mengatakan untuk bersiap menghadapi hujan setiap saat, bahwa cuaca di sini bisa membuat depresi," ungkapnya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore