
Sosok Igor Tudor, pengganti Thiago Motta sebagai juru taktik Juventus (Instagram @Juventus)
JawaPos.com- Juventus tengah bersiap menghadapi revolusi taktik besar dalam beberapa hari ke depan setelah menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih baru. Pelatih asal Kroasia ini diharapkan segera menerapkan visinya dan membawa perubahan signifikan dalam permainan Bianconeri.
Keputusan Juventus untuk memecat Thiago Motta pada Minggu sore mengejutkan banyak pihak, tetapi dianggap sebagai langkah yang diperlukan untuk menghentikan keterpurukan tim di pertengahan musim. Motta sebenarnya direncanakan untuk memimpin proyek tiga tahun, namun ia gagal membangun koneksi yang kuat dengan para pemain, suporter, bahkan dengan manajemen klub.
Situasi yang semakin tidak kondusif akhirnya membuat Juventus mengakhiri kebersamaan dengan Motta dan memberikan kepercayaan kepada Tudor, yang memiliki filosofi permainan hampir bertolak belakang dengan pendahulunya.
Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport via JuventusNews24, Tudor akan membawa tiga perubahan utama yang akan mengubah cara Juventus bermain.
1. Formasi baru beralih ke tiga bek
Tudor akan meninggalkan formasi 4-2-3-1 favorit Motta dan beralih ke sistem yang lebih sesuai dengan gayanya, yaitu menggunakan tiga bek. Meskipun skuad Juventus saat ini dibangun untuk skema empat bek, Tudor diyakini dapat menemukan komposisi yang tepat untuk sistem barunya.
Federico Gatti, Renato Veiga, Pierre Kalulu, dan Lloyd Kelly menjadi kandidat utama untuk mengisi tiga posisi di lini belakang. Sementara itu, Andrea Cambiaso dan Timothy Weah diprediksi menjadi pilihan utama di sektor sayap sebagai wing-back.
2. Peran sentral untuk Kenan Yildiz
Salah satu perubahan besar lainnya adalah menempatkan Kenan Yildiz sebagai pusat permainan tim. Dalam beberapa pertandingan terakhir, peran pemain muda asal Turki ini semakin berkurang, bahkan ia hanya menjadi penonton sepanjang kekalahan 0-3 dari Fiorentina.
Di bawah kepemimpinan Tudor, Yildiz akan dimainkan sebagai gelandang serang dengan kebebasan penuh untuk bergerak dan menciptakan peluang bagi timnya.
3. Duet striker Kolo Muani dan Vlahovic bersama
Perubahan terakhir yang diantisipasi adalah penggunaan dua striker di lini depan. Tudor diyakini akan memainkan Randal Kolo Muani dan Dusan Vlahovic secara bersamaan, bukan lagi bergantian seperti yang diterapkan sebelumnya.
Dengan skema ini, Juventus diharapkan memiliki lini serang yang lebih tajam dan efektif dalam menembus pertahanan lawan.
Adanya perubahan taktik yang signifikan ini, Juventus berharap bisa segera bangkit dari keterpurukan dan kembali bersaing di papan atas. Igor Tudor membawa filosofi permainan yang lebih agresif dan dinamis, sesuatu yang diharapkan bisa memberikan angin segar bagi para pemain dan suporter.
Kini, semua mata tertuju pada laga debut Tudor sebagai pelatih Juventus. Akankah revolusi taktik ini membawa hasil positif bagi Bianconeri? Kita tunggu jawabannya di lapangan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
