Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 03.53 WIB

Igor Tudor Ubah Taktik Juventus: Formasi Baru dengan Duet Striker Andalan di Liga Italia

Sosok Igor Tudor, pengganti Thiago Motta sebagai juru taktik Juventus (Instagram @Juventus) - Image

Sosok Igor Tudor, pengganti Thiago Motta sebagai juru taktik Juventus (Instagram @Juventus)

JawaPos.com- Juventus tengah bersiap menghadapi revolusi taktik besar dalam beberapa hari ke depan setelah menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih baru. Pelatih asal Kroasia ini diharapkan segera menerapkan visinya dan membawa perubahan signifikan dalam permainan Bianconeri.

Keputusan Juventus untuk memecat Thiago Motta pada Minggu sore mengejutkan banyak pihak, tetapi dianggap sebagai langkah yang diperlukan untuk menghentikan keterpurukan tim di pertengahan musim. Motta sebenarnya direncanakan untuk memimpin proyek tiga tahun, namun ia gagal membangun koneksi yang kuat dengan para pemain, suporter, bahkan dengan manajemen klub.

Situasi yang semakin tidak kondusif akhirnya membuat Juventus mengakhiri kebersamaan dengan Motta dan memberikan kepercayaan kepada Tudor, yang memiliki filosofi permainan hampir bertolak belakang dengan pendahulunya.

Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport via JuventusNews24, Tudor akan membawa tiga perubahan utama yang akan mengubah cara Juventus bermain.

1. Formasi baru beralih ke tiga bek

Tudor akan meninggalkan formasi 4-2-3-1 favorit Motta dan beralih ke sistem yang lebih sesuai dengan gayanya, yaitu menggunakan tiga bek. Meskipun skuad Juventus saat ini dibangun untuk skema empat bek, Tudor diyakini dapat menemukan komposisi yang tepat untuk sistem barunya.

Federico Gatti, Renato Veiga, Pierre Kalulu, dan Lloyd Kelly menjadi kandidat utama untuk mengisi tiga posisi di lini belakang. Sementara itu, Andrea Cambiaso dan Timothy Weah diprediksi menjadi pilihan utama di sektor sayap sebagai wing-back.

2. Peran sentral untuk Kenan Yildiz

Salah satu perubahan besar lainnya adalah menempatkan Kenan Yildiz sebagai pusat permainan tim. Dalam beberapa pertandingan terakhir, peran pemain muda asal Turki ini semakin berkurang, bahkan ia hanya menjadi penonton sepanjang kekalahan 0-3 dari Fiorentina.

Di bawah kepemimpinan Tudor, Yildiz akan dimainkan sebagai gelandang serang dengan kebebasan penuh untuk bergerak dan menciptakan peluang bagi timnya.

3. Duet striker Kolo Muani dan Vlahovic bersama

Perubahan terakhir yang diantisipasi adalah penggunaan dua striker di lini depan. Tudor diyakini akan memainkan Randal Kolo Muani dan Dusan Vlahovic secara bersamaan, bukan lagi bergantian seperti yang diterapkan sebelumnya.

Dengan skema ini, Juventus diharapkan memiliki lini serang yang lebih tajam dan efektif dalam menembus pertahanan lawan.

Adanya perubahan taktik yang signifikan ini, Juventus berharap bisa segera bangkit dari keterpurukan dan kembali bersaing di papan atas. Igor Tudor membawa filosofi permainan yang lebih agresif dan dinamis, sesuatu yang diharapkan bisa memberikan angin segar bagi para pemain dan suporter.

Kini, semua mata tertuju pada laga debut Tudor sebagai pelatih Juventus. Akankah revolusi taktik ini membawa hasil positif bagi Bianconeri? Kita tunggu jawabannya di lapangan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore